Upgrade Mobil Makin Mudah, OLXmobbi Hadir di GIIAS 2026
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan Gelar Budaya Jogja 2023 di Kapanewon Mlati, Jum'at (25/8/2023) di Embung Senja, Tirtoadi, Mlati, Sleman. Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menekankan bahwa pengentasan kemiskinan tidak bisa diselesaikan tanpa adanya kerjasama yang baik dari berbagai pihak.
Danang mengatakan Pandemi Covid 19 berdampak pada kenaikan angka kemiskinan di Kabupaten Sleman. Angka kemiskinan pada tahun 2021 meningkat dari tahun sebelumnya yaitu 8,12% di tahun 2020 menjadi 8,64% atau pada angka 108,93 ribu jiwa di tahun 2021. Kondisi tersebut disebabkan oleh melambatnya pergerakan sektor ekonomi riil maupun sektor moneter di Kabupaten Sleman.
"Pengentasan kemiskinan tidak bisa diselesaikan tanpa adanya kerjasama yang baik dari berbagai pihak," katanya saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan Gelar Budaya Jogja 2023 di Kapanewon Mlati, Jum'at (25/8/2023) di Embung Senja, Tirtoadi, Mlati, Sleman.
Selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Sleman, Danang optimis angka kemiskinan di Sleman pada tahun 2023 dapat lebih diturunkan lagi. "Tahun 2023 ini kami menetapkan target persentase penduduk miskin dapat ditekan lagi hingga kisaran angka 6,83 sampai dengan 7,33 persen," ujarnya.
Dalam sambutannya Danang mengapresiasi Gelar Budaya Jogja Kapanewon Mlati tersebut yang dilaksanakan selama 3 hari kedepan. Dengan mengusung tema Mlati nyawiji, migunani, tumprak sesami, kata Danang, hal itu menjadi pemantik untuk terus melestarikan budaya yang ada serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mlati.
Danang juga mengapresiasi inovasi program pengentasan kemiskinan 'Satu Hati' Kapanewon Mlati yang secara kelembagaan dikomandoi oleh TKPK Kapanewon Mlati. Menurutnya inovasi program pengentasan di Kapanewon Mlati bisa menjadi percontohan untuk Kapanewon lainnya yang ada di Kabupaten Sleman.
"Ada tiga isu program yang saya rasa sangat bagus dan bisa dicontoh oleh Kapanewon lainnya dari program satu hati, yakni isu peningkatan kecerdasan masyarakatnya, kesehatan masyarakatnya, serta pemberdayaan masyarakatnya dengan menggandeng semua elemen yang ada baik itu, pemerintah, pengusaha filantropi, dan masyarakat secara luas," ujarnya.
Panewu Mlati Arifin mengatakan bahwa inisiasi kegiatan gelar budaya Jogja ini berangkat dari keinginan persatuan dan sekaligus sebagai melestarikan kebudayaan yang nantinya dapat mendorong terhadap solidaritas dan toleransi di masyarakat.
"Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dari 25 Agustus 2023 sampai 27 Agustus 2023 mudah-mudahan semuanya berjalan lancar," ucapnya.
Acara tersebut diisi dengan pembukaan bazar UMKM dan penyerahan berbagai bantuan untuk masyarakat miskin sebagai dari realisasi program TKPK Kapanewon Mlati dengan program satu hatinya.
Setelah Danang Maharsa membuka kegiatan bazar UMKM tersebut kemudian berkeliling menyapa dan melarisi UMKM yang ada sebagai dukungan nyata terhadap mereka.
Setelah puas mengelilingi UMKM satu persatu acara dilanjutkan dengan sarasehan dan dialog pengentasan kemiskinan yang pembicara utamanya adalah wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.