Bulog Yogyakarta Launching Bantuan Pangan Juli - September 2026
Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta secara resmi membuka penyaluran Program Bantuan Pangan (Banpang) Beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September
Eko Suwanto (kiri), Ketua Pansus Raperda Tata Ruang dan Tata Wilayah DIY
JOGJA—Seiring dengan selesainya pembahasan Raperda Tata Ruang dan Tata Wilayah DIY, ada harapan soal terjaminnya kualitas air dan udara bagi kehidupan masyarakat di masa yang akan datang.
Eko Suwanto, Ketua Pansus Raperda Tata Ruang dan Tata Wilayah DIY menyebutkan salah satu problem yang dihadapi di ruang perkotaan dan DIY pada umumnya adalah urusan kualitas air yang tidak bagus.
"Raperda Tata Ruang dan Tata Wilayah ada 15 bab dan 131 pasal. Salah satu poin pokoknya bagaimana pemerintah perlu jamin kualitas air dan udara bagi kehidupan masyarakat di masa yang akan datang, kualitas air di Yogyakarta yang tidak bagus,kalau tidak disebutkan buruk. Nah, komitmen penyediaan air bersih, mandi sehat, kualitas memenuhi syarat baku air minum masuk di dalamnya," kata Eko Suwanto, Ketua Pansus Raperda Tata Ruang dan Tata Wilayah DIY, Rabu, (6/9/2023).
Eko Suwanto, politisi PDI Perjuangan menegaskan Perda Tata Ruang dan Tata Wilayah yang segera dibawa ke Bapemperda untuk diharmonisasikan dan dikonsultasikan ke Kemendagri dan dikomunikasikan dengan Kementrian ATR agar bisa ditetapkan.
"Ada amanah memelihara mengembangkan kawasan lindung, sungai diantaranya, sungai harus jadi perhatian pemda,konsultasi pusat Kemen PUPR dan BBWSO, kawasan lain yang atensi perlindungan, kawasan konservasi, kawasan lindung geologi, dan kawasan cagar budaya," kata Eko Suwanto.
Dijelaskan ada harapan Raperda Tata Ruang dan Tata Wilayah bisa seegera dipublikasikan setelah disahkan dalam rapat paripurna dewan bersama Gubernur DIY.
Selain membahas soal ruang kawasan sungai, atensi lain, Raperda Tata Ruang dan Tata Wilayah DIY mengatur soal perlunya lahan pertanian dan resapan air ditingkatkan kualitas dan perluasannya.
"Ada pasal yang pastikan kalaupun ada investasi, maka 30 persen harus ada ruang hijau guna penghijauan dan resapan air. Di Raperda ini kawasan sungai dan 18 kawasan strategis Kadipaten dan Kasultanan perlu dijadikan pusat pemeliharaan kebudayaan,sosial,perekonomian, pariwisata dan pendidikan," kata Eko Suwanto.
Ada pedoman bagaimana Kraton, makam raja-raja Imogiri, sumbu filosofis dan sebagai nya yang disebut harus bisa memberikan manfaat bagi penyelenggaraan pendidikan, budaya, ekonomi dan pariwisata.
"Kalau bisa karst Gunungsewu, ada ahlinya, tempat bersejarah jadi produk ilmiah, kawasan Candi Prambanan dan Candi Ijo, ada co-working space dan perpustakaan di titik lokasi. Ada akses pengetahuan misalnya informasi soal sejarah erupsi Merapi 2010. Setelah menjadi peraturan daerah Perda RTRW DIY bisa jadi pedoman kabupaten/kotamadya untuk revisi dan penyesuaian," kata Eko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta secara resmi membuka penyaluran Program Bantuan Pangan (Banpang) Beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny
Klaim asuransi mobil tidak cukup hanya melapor kecelakaan atau kehilangan kendaraan. Simak dokumen, prosedur, hingga penyebab klaim ditolak agar proses berjalan