Identitas 11 Bayi di Pakem Sleman Masih Ditelusuri
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Ilustrasi investasi (Freepik)
Harianjogja.com, KULONPROGO--Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kulonprogo akan mengumpulkan para investor yang memiliki permasalahan, baik terkait dengan izin maupun faktor lain yang mengakibatkan tersendatnya proses investasi. Upaya tersebut dilakukan untuk mendorong realisasi investasi di Kulonprogo.
Kepala DPMPTSP Kulonprogo, Heriyanto, mengatakan pihaknya memiliki komitmen dalam mendorong pertumbuhan investasi di Kabupaten Kulonprogo. Hanya menurut dia terdapat beberapa kendala terkait pertumbuhan tersebut.
“Ke depan akan kami kumpulkan orang-orang yang ditolak [proses investasi] oleh tata ruang. Itu akan kami jembatani. Sebelum adanya kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang [KKPR] kan pintu investasi ada di sana [Dinas Pertanahan dan Tata Ruang]. Ada juga investor yang sudah dapat rekomendasi dari Tata Ruang tapi kok [investasinya] tidak jalan. Itu kenapa,” kata Heriyanto dihubungi, Senin (25/9/2023).
Heriyanto menambahkan pihaknya juga akan memetakan potensi investasi yang masuk dalam skala besar mengacu pada online single submission (OSS). Dari situ besaran investasi dapat dikalkulasi dan didorong realisasinya yang paling memungkinkan dilakukan.
“Kalau nilai investasi [yang dapat dilihat] di tahap perizinan saja sudah mencapai Rp1,9 triliun maka itu kan jadi kewajiban bersama OPD terkait [untuk mendorong realisasinya]. Kalau itu benar-benar dibina dan sungguh terealisasi 50 persen saja kan bangkitannya sudah hampir Rp1 triliun,” katanya.
Sekali lagi, Heriyanto mengatakan pemetaan di semua lini sangat penting untuk mendorong terwujudnya investasi di Bumi Binangun.
“Promosi investasi kami per space. Kami lakukan kajian. Jenis investasi yang layak itu apa. Besarnya berapa. Set plannya gimana dan BEP [break event point] kembalinya modal tahun berapa,” ucapnya.
Beberapa hari yang lalu, DPMPTSP Kulonprogo juga telah menggelar forum investasi. Kegiatan tersebut dihadiri pelaku usaha yang berada di wilayah Kulonprogo. Dengan adanya forum tersebut percepatan realisasi investasi dapat didongkrak.
"Banyak juga yang sudah mengajukan rekomendasi tata ruang untuk usaha tetapi hingga saat ini belum terlihat berdiri usahanya. Harus dicari penyebabnya," lanjutnya
Forum tersebut juga menghadirkan narasumber dari DPMPTSP Provinsi DIY, Wiwid Ardhianto. Wiwid mengaku saat ini Pemerintah Pusat sedang menyusun peraturan presiden (perpres) tentang destinasi super prioritas (DSP) Borobudur Yogyakarta Prambanan. Hal tersebut memiliki keterkaitan dengan kebijakan investasi dan pengembangan aerotropolis yang berporos pada Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).
"Forum tersebut kami harapkan dapat mendorong para pelaku usaha yang belum merealisasikan investansinya segera merealisasikan, karena apabila rekomendasi tata ruang sudah terbit namun belum ada realisasi sampai batas waktu tiga tahun maka rekomendasi tersebut akan berakhir,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Pertamina Hulu Energi memperkuat ketahanan energi nasional lewat strategi dual growth dengan pengembangan migas dan bisnis rendah karbon.
Donald Trump menyebut kesepakatan damai Amerika Serikat dan Iran hampir selesai, termasuk pembukaan Selat Hormuz dan pencabutan sanksi.
Dinas Rahasia AS memastikan pelaku penembakan di dekat Gedung Putih tewas setelah baku tembak dengan agen keamanan. Donald Trump dilaporkan aman.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Penembakan terjadi di dekat Gedung Putih, AS. FBI dan Dinas Rahasia menangani insiden yang melukai dua orang.