Pilur Gunungkidul Digelar 26 September, Pemkab Minta Logistik Tuntas H-2
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Kondisi kemacetan di ruas jalan utama Jogja Wonosari di Kalurahan Patuk, Patuk yang sedang dilakukan perbaikan sehingga ada sistem buka tutup. Foto diambil Senin (25/9/2023). (Ist/Warga)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perbaikan ruas jalan Jogja-Wonosari sudah dilakukan sejak akhir Agustus 2023 dan masih berlangsung hingga sekarang. Meski telah mengimbau tetapi masih banyak pengendara yang melintasi area tersebut. Apakah perlu pelarangan melintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan?
Dinas Perhubungan Gunungkidul mengimbau para pengendara untuk menggunakan jalur alternatif agar tidak terkena macet karena sistem buka tutup selama pengerjaan. Namun penumpukan kendaraan tetap terjadi.
Baca Juga: Meski Ada Perbaikan, Pengendara Tetap Memilih Jalur Utama Jogja-Wonosari untuk Beraktivitas
Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengakui imbauan untuk untuk menggunakan jalur alternatif kurang dihiraukan. Hal ini terlihat adanya kemacetan di sekitar lokasi perbaikan sehingga menjadi indikasi kuat pengendara tetap memilih menggunakan jalur utama yang diperbaiki.
“Memang tidak ada larangan karena penggunaan jalur alternatif merupakan imbauan,” katanya, Senin (25/9/2023).
Menurut dia, pada saat pengendara tetap memilih menggunakan jalur utama juga tidak ada masalah. Pasalnya, konsekuensi harus ditanggung sendiri karena akan terkena macet sehingga perjalanan jadi lebih lama dari biasanya.
Terlebih lagi, pengerjaan perbaikan ada dua ruas. Yakni di wilayah perbatasan Patuk dengan titik di ruas pasar buah di Dusun Kerjan, Beji, Patuk. “Kami hanya bisa mengimbau, tapi kalau tetap ingin lewat jalur utama juga tidak apa-apa dengan konsekuensi kemacetan di sekitar lokasi perbaikan,” katanya.
Terpisah, salah seorang pelaju asal Kalurahan Ngawu, Playen, Yuwono mengakui tetap memilih menggunakan jalur utama, ketimbang melalui jalu alternatif Dlingo atau yang lain. Menurutnya, untuk menghindari kemacetan dengan berangkat lebih siang, sedangkan untuk pulang lebih malam atau setelah jam pulang selesai. “Saya menghindari jam berangkat atau pulang. Sebab, kalau bersamaan macetnya bisa lebih parah. Kalau di luar itu, memang sempat berhenti, tapi relative lebih cepat untuk bisa jalannya,” katanya.
Baca Juga: Hubungkan Gunungkidul dan Sleman, Ruas Jalan Tawang-Ngalang Tuntas Akhir 2023
Yuwono berharap agar perbaikan bisa cepat selesai sehingga aktivitas lalu lintas bisa kembali lancar. “Ya kalau sekarang memang harus bersabar. Kalau pengen cepat harus lewat jalur alternatif saat ke Jogja. Salah satunya via Dlingo, tapi jalannya memang lebih ekstrem ketimbang di jalur utama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.