Dari Evakuasi hingga Padamkan Titik Api: Aksi Sigap Relawan Jaga Gunung Sumbing
Perjuangan panjang melawan kebakaran hutan di Gunung Sumbing akhirnya membuahkan hasil setelah seluruh titik api dinyatakan padam seratus persen
IGABA Gunung Kidul menampilkan permainan tradisional babon angrem pada hari terakhir Muhammadiyah Jogja Expo 2, Minggu (9/10/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY melalui Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MEBP) PWM DIY kembali menggelar Muhammadiyah Jogja Expo (MJE) tahun ini.
Berbeda dengan dua gelaran MJE sebelumnya yang diselenggarakan di area kampus, yakni UMY dan UAD, MJE tahun ini digelar secara lebih terbuka, yakni di Jogja Expo Center (JEC), Bantul pada 24-26 November 2023.
Salah satu panitia MJE 2023, M. Rifqi Rifai mengakui gelaran MJE tahun ini terasa berbeda dengan dua gelaran MJE sebelumnya.
MJE 2023, kata dia, digelar dengan konsep yang lebih megah dengan rangkaian acara yang lebih beragam. Selain itu, MJE tahun ini juga menghadirkan jumlah stan (booth) UMKM yang lebih banyak.
“Untuk tahun ini, kami menyediakan total 182 stan. Kebanyakan sih memang untuk stan kuliner. Jika dibandingan MJE tahun sebelumnya, jumlahnya memang tidak sebanyak itu. MJE sebelumnya, jumlahnya kurang dari 100 stan,” kata Rifqi saat berkunjung ke kantor Harian Jogja, Senin (25/9/2023).
BACA JUGA: Ramaikan MJE, IGABA Gelar Senam Bersama 1.000 Anak TK ABA se-DIY
Tak hanya itu, dalam MJE 2023, pihaknya tak hanya memanfaatkan area indoor JEC, tetapi juga outdoor. Di area outdoor, pihaknya menyediakan panggung untuk acara konser amal. “Dalam konser yang digelar selama tiga hari pelaksanaan MJE 2023 itu, kami akan mendatangkan bintang tamu musikus nasional,” ucap dia.
Di area outdoor pula, pihaknya juga menyediakan 10 booth khusus untuk SMK di bawah naungan Muhammadiyah, terutama yang memiliki jurusan otomotif. Di stan-stan panitia MJE 2023 akan memberikan fasilitas layanan service sepeda motor gratis untuk para driver ojek online (ojol).
Dalam MJE tahun ini, pihaknya juga memberikan ruang lebih terbuka bagi komunitas-komunitas yang berafiliasi pada Muhammadiyah. Setidaknya, kata Rifqi, ada lima komunitas yang akan menggelar kegiatan sepanjang MJE 2023. Kelima komunitas itu, masing-masing adalah PanahMu (panahan), Gowemu (gowes), RunnerMu (lari), PisauMu (lempar pisau), dan komunitas riding. “Nantinya, mereka akan menampilkan kegiatan dan atraksi mereka masing-masing. Di area outdoor juga akan kami gelar lomba drumben antar TK ABA se-DIY,” ucap Rifqi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perjuangan panjang melawan kebakaran hutan di Gunung Sumbing akhirnya membuahkan hasil setelah seluruh titik api dinyatakan padam seratus persen
Vaksincom menemukan 69,6% host PHP di Indonesia menggunakan versi kedaluwarsa. Kenali risiko PHP2Shell dan langkah mencegah peretasan.
Hunter’s Moon 26 Oktober 2026 dapat diamati dengan mata telanjang. Simak jadwal kemunculan Bulan, asal-usul nama, dan kewaspadaan banjir rob.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Jepang, Qatar, dan Thailand di Grup F Piala Asia 2027. Simak tanggal dan jam pertandingannya.
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari persoalan nelayan, pengembangan energi hijau, hingga penghayat kep
Kapan waktu terbaik untuk sunat anak laki-laki? Kenali pertimbangan usia, manfaat, kondisi medis, dan hal yang perlu diperiksa sebelum sunat.