Bank Jateng Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah Melalui SIPD
Bank Jateng terus memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah melalui pengembangan berbagai layanan transaksi non-tunai.
Pejabat Walikota Jogja SInggih Raharjo (kiri) memegang bendera tanda Yogowes Monalisa dibuka di depan kantor Dispar Jogja, Jumat (29/9/2023).
JOGJA—Dinas Pariwisata (Dinpar) menggelar Yogowes Monalisa yang diikuti puluhan orang pada Jumat (29/9/2023). Gelaran bersepeda di jalur khusus untuk menikmati spot wisata unggulan ini dilakukan sebagai salah satu rangkaian hari ulang tahun (HUT) Kota Jogja 267.
Tak hanya bersepeda sejauh tujuh kilometer dengan titik mulai kantor Dispar di Kotabaru hingga titik berakhir di Balai Yasa Jogja, gelaran ini juga menampilkan karnaval wayang anak. Tujuan menampilkan anak-anak dengan kostum wayang ini agar mempromosikan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) #8 pada 7 Oktober mendatang.
Pejabat Walikota Jogja Singgih Raharjo yang membuka Yogowes Monalisa ini menjelaskan kegiatan ini sebagai bentuk promosi spot wisata unggulan di Jogja. “Jalur Monalisa ini sudah ada sejak 2020 lalu sebagai inovasi pariwisata untuk menunjang objek wisata di Jogja, kebanyakan melewati Sumbu Filosofi,” jelasnya.
Promosi wisata dengan bersepeda di Sumbu Filosofi ini, jelas Singgih, menyemarakan kawasan tersebut agar tetap diminati wisatawan. “Apalagi mediumnya bersepeda yang itu rendah emisi, tentu ini bisa jadi daya tarik wisata sekaligus cara promosi yang menyenangkan juga,” terangnya.
BACA JUGA: Peringati Hari Pariwisata Internasional, Masata DIY Angkat Isu Sampah
Singgih menyebut peran serta masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini juga tanda baik partisipasi promosi wisata yang tidak hanya dilakukan instansi terkait tapi juga masyarakat luas. “Melihat antusiasme masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini sekaligus mempromosikan wisata tentu membawa optimisme wisata Jogja semakin maju,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dispar Jogja Wahyu Hendratmoko menerangkan kegiatan Yogowes Monalisa ini sudah tiga kali diselenggarakan dimana ditargetkan akan diselenggarakan lima kali pada 2023 ini. “Ini dilakukan agar wisatawan tertarik mengunjungi spot-spot lain yang belum mereka kunjungi, seperti di Balai Yasa yang cukup banyak menyimpan nilai sejarah itu,” ungkapnya.
Wahyu menyebut gelaran ini juga untuk mempromosikan WJNC yang tahun ini diselenggarakan ke 8 kalinya. “WJNC sebagai puncak acara HUT Kota Jogja yang kami harap akan ramai diminati masyarakat luas,” ucapnya.
Gelaran HUT Kota Jogja ke-267 dipastikan akan memikat masyarakat luas untuk turtu menikmatinya. “Ada banyak kegiatan atraksi seni dan budaya lain yang juga pasti menarik wisatawan, ini untuk menyemarakkan bersama HUT Kota Jogja,” katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank Jateng terus memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah melalui pengembangan berbagai layanan transaksi non-tunai.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.