Pendidikan Karakter Tak Cukup Jadi Pelajaran
Pendidikan karakter dinilai tidak cukup hanya diberikan sebagai materi pelajaran di sekolah, tetapi harus dibentuk menjadi kebiasaan
Rektor Universitas Sanata Dharma Albertus Bagus Laksana, SJ, Ph.D (memakai topi) saat melepaskan burung merpati dalam rangkaian pembukaan acara Dies Natalia ke-68 Universitas Sanata Dharma (USD), di Kampus III USD, Paingan, Minggu (1/10/2023)/ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN—Rangkaian acara Dies Natalia ke-68 Universitas Sanata Dharma (USD) resmi dibuka pada Minggu (1/10/2023) di Kampus III USD Paingan. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh keluarga dosen, tapi juga tenaga kependidikan, purnakarya, serta perwakilan mahasiswa.
Adapun acara yang digelar meliputi jalan sehat, lomba mewarnai dan menggambar, balap karung dan bakiak serta memancing. Kegiatan ini juga diramaikan dengan pembagian doorprize.
Dalam sambutannya, Rektor USD, Albertus Bagus Laksana, SJ, Ph.D., meminta agar momentum peringatan Dies Natalis ke-68 ini bisa dioptimalkan oleh seluruh sivitas akademika untuk bersukacita memperbaharui semangat persaudaraan. Selain itu, Albertus juga meminta kepada seluruh sivitas akademika untuk lebih bersemangat untuk membangun komunitas yang peduli dan inovatif.
"Kita merayakan Dies dengan Tema Kebangsaan dan Pluralisme. Kita merajut kebersamaan di Sanata Dharma, agar pengalaman keberagaman kita menjadi inspirasi bagi bangsa kita dan kita sendiri. Untuk setia menjalani panggilan kita sebagai warga negara ini," katanya.
BACA JUGA: Pembalap Veda Ega Masih Rutin Berlatih di Pasar Hewan Siyonoharjo
Indonesia lanjut Albertus, sering dikatakan sebagai negara yang lemah dan terancam bubar oleh para ahli. Namun, dalam kenyataannya, Indonesia mampu tetap bertahan, meski harus melewati banyak rintangan dan persoalan. "Yang merekatkan kita bukan hanya Pancasila saja, tapi komitmen warga negara. Sikap yang kita ambil dalam kehidupan sehari-hari," katanya.
Senada dengan Rektor, Ketua Panitia Dies Natalis sekaligus Wakil Rektor IV USD, Caecilia Tutyandari, menyampaikan Dies Natalis ke-68 mengangkat tema Keberagaman. Di mana peran dari institusi utamanya, USD dalam berkontribusi untuk mewujudkan pluralisme dan kebersamaan.
"Bagaimana institusi ini bisa berkontribusi dalam penciptaan suasana dan segala bentuk kepentingan," katanya.
Pembukaan Dies Natalis ke-68 USD ditandai dengan dilepaskannya 5 pasang ekor burung merpati dari sangkar, sebagai simbol usia dan harapan seluruh civitas academica Sanata Dharma.
Acara dilanjutkan dengan berbagai kegiatan keluarga, yaitu jalan sehat, lomba mewarnai dan menggambar, balap karung dan bakiak serta memancing. Kegiatan ini juga diramaikan dengan pembagian doorprize.
Rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-68 Sanata Dharma akan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan seperti bakti sosial, donor darah, turnamen olahraga, seminar ilmiah, malam apresiasi mahasiswa dan akan ditutup pada acara puncak Dies Natalis pada 22 Desember yang akan datang. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendidikan karakter dinilai tidak cukup hanya diberikan sebagai materi pelajaran di sekolah, tetapi harus dibentuk menjadi kebiasaan
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.
Ford Australia tarik 13.907 unit Ranger karena side curtain airbag berisiko gagal mengembang. Pengiriman dan test drive dihentikan sementara. Perbaikan gratis m
Super League 2026/2027 akan diwarnai dominasi pelatih asing. Dari 18 klub peserta, hanya Isen Mulang FC yang menunjuk pelatih lokal, Ade Suhendra.
General Motors menghentikan penjualan mobil baru Chevrolet di China setelah 21 tahun. Meski demikian, produksi tetap berlanjut untuk memenuhi pasar ekspor globa
Status desil bansos tiba-tiba naik meski kondisi ekonomi belum berubah? Ketahui penyebab kenaikan desil, dampaknya terhadap PKH dan BPNT, serta cara mengajukan