Sensus Ekonomi DIY Tembus 69%, BPS Jamin Kerahasiaan Data
Sensus Ekonomi 2026 di DIY telah mencapai 69%. BPS DIY memastikan data pelaku usaha aman dan tidak berkaitan dengan perpajakan.
Logo Bawaslu (IST)
Harianjogja.com, BANTUL—Yasir Alhuda mengaku salah satu alasannya bergabung dengan Bawaslu Bantul untuk mendekatkan lembaga tersebut dengan masyarakat di Bumi Projotamansari.
Pasalnya, Yasir tak memungkiri, beberapa waktu lalu Bawaslu cukup asing baginya. Perkenalannya dengan Bawaslu bermula dari salah seorang kenalannya yang mengenalkan padanya soal kewenangan dan peran Bawaslu dalam penyelenggaraan pemilu.
Ketika itu, rekannya tersebut hendak mendaftar di Bawaslu DIY. Yasir pun kemudian turut tertarik dengan kewenangan Bawaslu dalam pengawasan penyelenggaraan pemilu.

Untuk mengetahui lebih lanjut terkait dengan Bawaslu, Yasir lantas mencari informasi dari sosial media Bawaslu.
Dari sosial media tersebut menurutnya sangat bermanfaat, namun dia melihat informasi tersebut kurang menarik pengemasannya. Dia pun tergelitik ingin bergabung dengan Bawaslu Bantul untuk dapat meningkatkan partisipasi masyarakat melalui interaksi di sosial media.
“Saya ingin informasi yang ada di sana [media sosial] dapat lebih soft,” kata pria yang kini menjabat sebagai anggota Bawaslu Bantul Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat tersebut.
Bagi dia, media sosial diperlukan agar informasi kepemiluan dapat menyentuh masyarakat luas, terutama generasi muda.
Gayung bersambut, dia juga memiliki latar belakang pendidikan sebagai sarjana teknik informatika.
“Melalui media sosial yang ramah kepada masyarakat, diharapkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu dapat lebih baik,” kata pria kelahiran Klaten, 11 Juli 1985 itu.
Dengan wilayah pengawasan Bawaslu Bantul yang cukup luas, memang diperlukan peran masyarakat untuk turut mengawasi penyelenggaraan pemilu.
“Harapan kami masyarakat dapat datang kesini dengan nyaman, dengan santai, tidak ada yang perlu ditakutkan. Karena informasi awal [terkait pengawasan pemilu] ini penting bagi kami,” katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sensus Ekonomi 2026 di DIY telah mencapai 69%. BPS DIY memastikan data pelaku usaha aman dan tidak berkaitan dengan perpajakan.
Pemerintah kembali membuka war tiket Upacara HUT RI di Istana Merdeka. Sebanyak 8.100 peserta ditargetkan hadir pada 17 Agustus 2026.
Investasi di Gunungkidul semester pertama 2026 mencapai Rp487,6 miliar dan menyerap 10.738 tenaga kerja, didominasi PMDN dan PMA.
Tradisi budaya Sebaran Apem Yaaqawiyyu dalam rangka Saparan Yaaqawiyyu di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, berlangsung meriah pada Jumat (31/7/2026)
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Iran mengklaim menghancurkan tiga jet F-35 AS di Yordania dan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait.