Jangan Semua Langsung Dibuang ke TPST, Berikut Cara Memilah Sampah Organik Anorganik

Arief Junianto
Arief Junianto Senin, 09 Oktober 2023 15:17 WIB
Jangan Semua Langsung Dibuang ke TPST, Berikut Cara Memilah Sampah Organik Anorganik

Ilustrasi pemilahan sampah./Antara

Harianjogja.com, JOGJA—Dengan memilah sampah anorganik, sampah tidak sekadar dipindah dari satu tempat ke tempat lain seperti TPA tetapi juga bisa diolah kembali. Bahkan sampah tersebut bisa memiliki nilai ekonomis yang mampu menambah pendapatan masyarakat.

Lalu, bagaimana cara cara efektif memilah sampah anorganik? Dilansir dari berbagai sumber, berikut tipsnya:

Bedakan antara Organik dan Anorganik

Secara sederhana, sampah organik adalah sampah yang bisa terurai di alam. Sedangkan sampah anorganik adalah sampah yang memerlukan waktu yang sangat lama untuk bisa terurai.

Pisahkan mana sampah yang bisa terurai di alam dan mana yang tidak. Untuk sampah yang tidak bisa terurai, Anda harus mengumpulkannya, tidak membuangnya secara langsung ke penampungan sampah.

Pilah-Pilah Sampah Anorganik

Setelah mendapatkan sekumpulan sampah anorganik, pilah-pilah sampah itu berdasarkan jenisnya. Seperti misalnya plastik (kantong kresek, kemasan plastik, dan sebagainya), kertas, kemasan tetra pack, elektronik, kaleng, dan beling.

Hal ini akan memudahkan pengepul atau bank sampah yang menerima sampah anorganik milik Anda.

BACA JUGA: Pengurangan dan Pemilahan Sampah Harus Terus Didorong

Perlakukan Sampah Organik dengan Bijak

Sementara untuk sampah organik, Anda pun bisa tidak membuangnya secara langsung ke bak penampungan sampah. Anda bisa memanfaatkannya dengan mengubahnya menjadi kompos melalui teknik composting.

Serahkan Sampah ke Lembaga Resmi Pengelolaan Sampah

Setelah sampah anorganik terpilah-pilah, serahkan kepada instansi atau lembaga resmi yang memang memilki kapabilitas dan kompetensi dalam memperlakukan serta mengolah sampah anorganik. Misalnya, bank sampah.

Daur Ulang Sampah

Jika tidak menyerahkannya kepada instansi atau lembaga pengelola sampah, Anda bisa mendaur ulang kembali sampah anorganik menjadi lebih memiliki nilai ekonomis. Misal, plastik kekas kemasan sabun cuci atau makanan ringan bisa digunakan sebagai pengganti polybag untuk menanam tanaman. Atau kaleng bekas susu bisa dijadikan tempat sendok maupun pot.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online