Kemendagri Dorong Penguatan Digitalisasi Keuangan Daerah, Bank Jateng Perkuat Sinergi
Sinergi tersebut dibahas dalam Overview Implementasi SIPD RI-SP2D Online dan evaluasi Optimalisasi Penggunaan KKI/KKPD di Semarang, Jumat (11/9/2026).
Tingkatkan Gizi Anak, dr. Raudi Akmal dan Dinas Pendidikan Sleman Bagikan Paket Makanan Tambahan Untuk Siswa SD./ Istimewa
SLEMAN—Kegiatan Pemberian Makanan Tambahan merupakan salah satu komponen penting dalam usaha perbaikan gizi, khususnya bagi anak-anak usia sekolah. Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pendidikan Sleman mengadakan program diseminasi tambahan gizi siswa jenjang sekolah dasar sebagai sarana pemulihan gizi dalam arti kuratif, rehabilitatif dan untuk penyuluhan terkait pemberian gizi yang baik untuk anak usia sekolah
Dalam program ini, dr. Raudi Akmal, anggota DPRD Sleman terlibat di 3 titik sekolah dasar yaitu SD Negeri Denggung, SD Negeri Panasan Sleman, dan SD Negeri Pangukan. Pada kesempatan itu, dr. Raudi menjadi narasumber pentingnya makanan sehat serta ikut membagikan paket makanan tambahan kepada siswa-siswa SD.
dr. Raudi Akmal menuturkan bahwa makanan anak sekolah perlu mendapat perhatian mengingat mereka masih dalam masa tumbuh kembang, keseimbangan gizi perlu di prioritaskan supaya kondisi tetap sehat. “Mens sana in corpore sano. Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Masa tumbuh kembang siswa membutuhkan gizi yang beragam, sehat dan tepat” ujarnya.
Selanjutnya, dia juga menyampaikan kepada orangtua siswa agar bisa menanamkan kebiasaan makan makanan bergizi sejak dini. Bisa dimulai dengan menyediakan bekal kepada putra putrinya. Bekal yang tentunya telah diolah dengan bahan yang jelas. Sementara itu sekolah juga bisa menyediakan makanan tambahan yang sehat.
BACA JUGA: Sleman Punya Jurus Jitu Tanggulangi Stunting
Jumlah paket tambahan gizi yang dibagikan adalah 30 paket per sekolah. Sasaran dari kegiatan ini adalah 30 orang tua siswa dan 30 siswa kelas 1 atau kelas 2 dari 78 sekolah sasaran. Adapun makanan tambahan yang dibagikan sejumlah susu, buah, makanan yang mengandung protein sepeti abon, telur asin, dan olahan ikan yang berasal dari produsen UMKM di Kabupaten Sleman
Kegiatan yang dilakukan, juga merupakan salah satu upaya penurunan kasus stunting di Sleman. Penanganan stunting di Sleman, tentunya menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah daerah namun seluruh stakeholder yang ada. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara DPRD, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.
“Kehadiran kami di sini untuk memberikan sedikit makanan tambahan, yang harapannya bisa bermanfaat dan semakin menyadarkan kita pentingnya gizi bagi tumbuh kembang anak”. ucap dr. Raudi Akmal. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sinergi tersebut dibahas dalam Overview Implementasi SIPD RI-SP2D Online dan evaluasi Optimalisasi Penggunaan KKI/KKPD di Semarang, Jumat (11/9/2026).
Harga Land Cruiser FJ di Indonesia masih dikalkulasi Toyota sebelum meluncur akhir 2026. Di Jepang, harganya mulai Rp500 jutaan.
LPS menekankan tiga kunci penguatan BPRS, yakni tone from the top, manajemen risiko proaktif, serta integrasi Governance, Risk, dan Compliance.
Hiromu Tanaka takjub atmosfer Maguwoharjo saat debut kandang PSS dan bertekad membalas loyalitas suporter dengan kemenangan.
Dinkes Bantul menemukan bakteri Bacillus sp pada menu bistik galantin dalam kasus keracunan MBG di Jetis yang menimpa 53 orang.
Amran mengungkap 25 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai label. Kerugian konsumen diperkirakan mencapai Rp89 triliun.