Petani Bantul Andalkan Sumur Bor Saat Kemarau Mulai Datang
Petani Bantul mulai mengandalkan sumur bor untuk mengairi sawah saat musim kemarau 2026 mulai berlangsung lebih kering.
BPBD DIY bersama Stasiun Klimatologi Jogja saat memaparkan perkembangan prakiraan dan antisipasi masuknya musim penghujan di kantor BPBD DIY, Kamis (19/10/2023) (Harian Jogja/Yosep Leon Pinsker)
Harianjogja.com, JOGJA—BPBD DIY meminta kepada pemilik dan pengelola baliho serta papan reklame di wilayahnya yang rawan ambruk untuk memeriksa jelang masuknya musim penghujan. Awal musim penghujan di wilayah setempat diprediksi akan berlangsung pada November mendatang sampai puncaknya di Februari 2024.
Kepala Bidang Penanganan Darurat Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD DIY Lilik Andi Aryanto mengatakan pada tahun lalu insiden baliho dan papan reklame ambruk cukup banyak terjadi di wilayah setempat akibat angin kencang di musim penghujan. Pihaknya pun meminta kepada masyarakat untuk melakukan antisipasi.
"Banyak ancaman yang perlu diwaspadai pada masuknya musim penghujan nanti di antaranya banjir, tanah longsor, dan angin kencang," katanya, Kamis (19/10/2023).
Baca Juga: Kampanye lewat Baliho Masih Marak, Pengamat: Tak Efektif dan Cuma Jadi Sampah
Lilik menambahkan upaya mitigasi akan dijalankan dengan berkoordinasi bersama BPBD kabupaten dan kota di wilayahnya. Selain itu juga ada pemetaan daerah rawan bencana serta pengecekan saluran irigasi yang diharapkan bisa dilakukan oleh semua unsur. Pihaknya juga mewanti-wangi agar potensi angin kencang bisa diwaspadai oleh semua pihak.
"Tahun lalu banyak sekali kejadian pohon tumbang ada sekitar 1.000 lebih dan masyarakat harapannya juga memangkas pohon yang terlalu rindang untuk meminimalkan kejadian," katanya.
Baca Juga: BMKG Ingatkan Beberapa Wilayah Berpotensi Hujan Lebat hingga Karhutla, Bagaimana dengan Jogja?
Sementara untuk baliho dan papan reklame pun demikian. Apalagi memasuki tahun politik yang di November mendatang merupakan tahapan kampanye Pemilu 2024. Baliho jumbo maupun papan reklame dari partai politik dan para tokoh diminta untuk diperiksa kekuatan serta keamanannya terlebih saat angin kencang melanda.
"Pada tahun lalu baliho dan spanduk juga banyak yang roboh. Menjelang musim hujan ini hendaknya dicek apalagi masa kampanye tentunya banyak yang memasang baliho baik yang permanen atau bambu. Pada saat memasang hendaknya diperhatikan kekuatannya agar saat ada angin kencang baliho itu aman," kata Lilik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petani Bantul mulai mengandalkan sumur bor untuk mengairi sawah saat musim kemarau 2026 mulai berlangsung lebih kering.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.