Lewat Buku, Masyarakat Diajak Teladani Pribadi Gus Dur
DPAD DIY dan DPRD DIY menggelar bedah buku tentang Gus Dur di Kulonprogo untuk meningkatkan budaya baca sekaligus mengangkat nilai toleransi, keberagaman, dan k
Podcast Mahasiswa Public Relations STIKOM Yogyakarta “LOOP : Lessons Of Ordinary Public Relations” dengan mengusung tema “Work Life Balance and Green Public Relations”./ Istimewa
JOGJA— Mahasiswa program studi Public Relations STIKOM Yogyakarta kembali culik praktisi public relations, Kamis, 10 Agustus 2023. Culik praktisi kali ini dalam acara podcast “LOOP : Lessons Of Ordinary Public Relations” dengan mengusung tema “Work Life Balance and Green Public Relations”.
Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh program studi Public Relations STIKOM Yogyakarta. Podcast kali ini turut mengundang Lanny Rahma Kusumawati selaku Jr. Public Relations PT AVO Innovation Technology sebagai narasumber.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Aulia Annisa selaku host podcast LOOP untuk menjelaskan terkait tema materi yang akan dibawakan yaitu “Work Life Balance and Green Public Relations”. Dia menyampaikan bahwa di podcast kali ini akan mengulik lebih dalam terkait work life balance dan green public relations bersama praktisi Public Relations yang sangat tepat.
Sebelum ke topik utama, ada ice breaking yaitu permainan mitos dan fakta. Sesi ini, host memberikan beberapa statement terkait Public Relations secara general seperti “apakah seorang PR bisa mengelola persepsi publik?”. Permainan ini dimainkan dengan cara narasumber menjawab statement-statement dari hostapakah statement itu fakta atau mitos dan kemudian diberi penjelasan.
BACA JUGA: Stikom Pamerkan Karya Mahasiswa di Tempat Bersejarah
BACA JUGA: Mahasiswa Stikom Jogja Gelar #KERSA2021
Berikutnya adalah dimulainya podcast interview, yang di mana narasumber menjawab pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan oleh host. Lanny Rahma Kusumawati selaku narasumber menyampaikan materi yang sangat insighful. Beliau menyampaikan bahwa work life balance sangat penting untuk diterapkan oleh seluruh kalangan guna menjaga keseimbangan mental seseorang. Menurut Kak Lanny banyak cara untuk mewujudkan work life balance, salah satunya bisa dimulai dengan melakukan kegiatan yang sesuai hobi diluar jam kerja atau bisa dengan cara sederhana yaitu berkumpul dan mengobrol bersama keluarga.
Sesi selanjutnya yaitu membahas terkait green public relations. Kak Lanny menyampaikan bahwa perusahaan-perusahaan di Indonesia sudah mulai sadar terkait pentingnya green public relations, salah satunya di perusahaan AVO Innovation Technology tempat Kak Lanny bekerjasudah menerapakan program-program CSRguna mewujudkangreen public relations.
Di penghujung acara podcast kali ini Kak Lanny menyampaikan bahwa perusahaan sudah perlu untuk sadar terkait green public relations ditengah keadaan bumi yang setiap harinya makin tidak baik-baik saja. Kak Lanny juga memberikan slogan bahwa seorang praktisi Public Relations harus selalu “belajar, belajar, belajar, dan belajar” yang di mana praktisi Public Relations harus up to date dan kreatif khususnya untuk bisa mewujudkan green public relations di perusahaan-perusahaan melalui program-program CSR. Dengan adanya program-program tersebut juga diharapkan bisa sekaligus mewujudkan work life balance untuk para karyawan. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPAD DIY dan DPRD DIY menggelar bedah buku tentang Gus Dur di Kulonprogo untuk meningkatkan budaya baca sekaligus mengangkat nilai toleransi, keberagaman, dan k
Paus Leo XIV dilaporkan didiagnosis adenokarsinoma paru-paru setelah operasi di Roma. Vatikan menyebut operasinya berjalan lancar.
Otorita IKN menandatangani KPBU Rp2,629 triliun untuk membangun delapan tower hunian ASN. Konstruksi dimulai Februari 2027.
Data DPMPTSP Kota Jogja mencatat 431 usaha kafe ber-NIB pada 2022–2026. Gondokusuman menjadi kemantren dengan jumlah terbanyak.
BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta mengenalkan PERISAI Jaga Warga kepada calon kader ibu-ibu untuk memperluas perlindungan pekerja informal.
Mantan anggota Polri Bripda Pirman divonis 15 tahun penjara atas pembunuhan Bripda Dirja Pratama. Terdakwa dan jaksa menyatakan akan banding.