Breaking News, Gempa M5,6 di Pacitan Terasa Sampai Jogja
Gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah selatan Jawa tepatnya Pacitan Jawa Timur pada Sabtu, 27 Juni 2026 sore.
Instalasi salah seorang karya mahasiswa Stikom Jogja dalam Gelar Karya #KERSA2021-Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Mahasiswa empat jurusan dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Jogja menggelar Gelar Karya #KERSA2021, Sabtu (23/10/2021). Ini merupakan pameran offline pertama yang dilakukan selama pandemi Covid-19.
Ketua Panitia #KERSA2021 Lega Udawiyanto mengatakan pameran tersebut memamerkan karya mahasiswa berupa video, audio foto, dan desain. Video yang ditampilkan pun beragam mulai dari short movie, film dokumenter, video klip, story telling hingga audio drama.
Total terdapat 14 karya yang ditampilkan dari sekitar 15-20 mahasiswa Stikom yang ditampilkan pada pameran tersebut. Misalnya drama radio berjudul "Sinar Cantik yang Moleh". Selain itu, beberapa film juga ditampilkan seperti short film "Genta", "Linuwih" dan "Unbroken", serta film dokumenter "Dilema Protokol Kesehatan", "Jejer Boyong".
BACA JUGA: Smart Air Kecelakaan di Papua, Jenazah Pilot Dievakuasi ke Jakarta
Beberapa strory telling seperti "Pasar Kebun Empring" juga ditampilkan dalam pameran tersebut. Ada pula karya 2D desain grafis, lukisan dan instalasi lainnya. "Ini merupakan tugas akhir mahasiswa, ada yang karya individu ada juga karya kelompok yang ditampilkan. Ya juga mengundang mahasiswa dari kampus lain untuk bisa sharing karya," kata Lega kepada Harianjogja.com, Sabtu (23/10/2021).
Dia mengatakan, pameran tersebut digelar secara offline. Selain karena DIY sudah masuk PPKM level 2, pameran tersebut juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Meski terbuka untuk umum, lanjut Lega, panitia mewajibkan pengunjung yang masuk untuk lebih dahulu mengisi google form.
"Ini untuk skrining awal. Dan kegiatan ini hanya digelar hanya satu hari saja. Ini berbeda dengan tahun lalu yang digelar secara virtual," kata mahasiswa asal Kebumen, Jawa Tengah ini.
Dia mengajak masyarakat untuk kembali dalam kehidupan normal namun dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Selain kasus Covid-19 di DIY mulai menurun, masyarakat juga sudah banyak yang divaksinasi.
"Pameran ini juga mengajak masyarakat untuk kembali berani beraktivitas di masa pandemi ini secara normal namun tetap menjalankan protokol kesehatan," kata mahasiswa Prodi BC Radio-TV dan Film ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah selatan Jawa tepatnya Pacitan Jawa Timur pada Sabtu, 27 Juni 2026 sore.
DJP belum pastikan kapan pajak PPh merchant marketplace berlaku, tunggu keputusan Menkeu.
Ekonom Indef minta masa transisi sebelum pajak PPh UMKM marketplace diberlakukan agar pelaku usaha siap.
Kebutuhan darah di Sleman masih tinggi, PMI ajak masyarakat rutin donor untuk menjaga ketersediaan stok.
UMKM Jogja manfaatkan libur sekolah lewat bazar di Taman Pintar, targetkan kenaikan omzet hingga 70 persen.
Program Makan Bergizi Gratis di Gunungkidul dihentikan sementara selama libur sekolah, layanan kembali aktif 13 Juli 2026.