Mahasiswa Asing Terpukau dengan Naskah Kuno Jogja
Mahasiswa asing UGM melihat koleksi naskah kuno DPAD DIY, termasuk manuskrip 1816 beraksara Jawa dan berbahasa Belanda.
Suasana saat Sosialisasi Beasiswa Pendidikan Menengah Disdikpora DIY 2023 di kantor Kalurahan Sumberagung, Moyudan, Selasa (31/10/2023)./Harian Jogja-Jumali
SLEMAN—Pemda DIY melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY memberikan perhatian terhadap pendidikan warga miskin di wilayahnya lewat penyediaan anggaran miliaran rupiah dalam bentuk beasiswa.
Staf Seksi SMA Bidang Pendidikan Menengah Disdikpora DIY, Haryoko mengungkapkan ada tiga jenis beasiswa yang diberikan Pemda DIY kepada warga miskin.
Ketiga jenis beasiswa tersebut adalah Kartu Cerdas, Jaminan Kelangsungan Pendidikan, dan Beasiswa Retrieval.
Haryoko mengungkapkan, Kartu Cerdas menyasar pelajar SMA/SMK, baik negeri maupun swasta yang masih aktif dan berasal dari keluarga tidak mampu. Melalui Kartu Cerdas pelajar akan mendapat Rp1,5 juta setiap tahunnya.
Untuk Jaminan Kelangsungan Pendidikan, diberikan kepada alumni SMA/SMK khusus swasta yang tidak mampu menebus ijazah atau kekurangan biaya administrasi sekolah.
"Penerima beasiswa ini akan menerima dana maksimal Rp4 juta," katanya saat Sosialisasi Beasiswa Pendidikan Menengah Disdikpora DIY 2023 di kantor Kalurahan Sumberagung, Moyudan, Selasa (31/10/2023).
Sedangkan Beasiswa Retrieval diberikan kepada alumni SMP yang tidak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya serta pelajar SMA/SMK yang putus sekolah. “Ini bentuk upaya dari kami agar pelajar lulusan SMP yang memiliki masalah ekonomi dapat tetap melanjutkan sekolah,” ujar dia.
"Untuk tahun ini total anggaran untuk beasiswa Kartu Cerdas sebesar Rp21,75 miliar; beasiswa Jaminan Kelangsungan Pendidikan sebesar Rp2,4 miliar; dan Beasiswa Retrieval sebesar Rp1,2 miliar," imbuh Haryoko.
Khusus untuk penerima Kartu Cerdas, kata dia, syaratnya berasal dari keluarga tidak mampu dan merupakan penduduk DIY. Meski ada warga asli DIY tetapi sekolah di luar DIY itu tidak bisa mengakses.
Selain itu, beasiswa tersebut juga diprioritaskan untuk anak yatim piatu yang dibuktikan dengan surat kematian orang tua.
Untuk mekanisme penyaluran beasiswa Kartu Cerdas dimulai dari penyelenggaraan sosialisasi, kemudian masing-masing satuan pendidikan SMA/SMK mengajukan usulan calon penerima beasiswa kepada Disdikpora DIY.
Kemudian Disdikpora DIY akan menyeleksi dan memverifikasi calon penerima. Selanjutnya, Gubernur DIY akan menetapkan penerima dan besaran beasiswa. "Nantimya pencairan dana secara nontunai yang disetor melalui bank penyalur ke rekening siswa SMA/ SMK,” kata Haryoko.
Sementara Ketua Komisi D DPRD DIY, Koeswanto yang juga hadir dalam sosialisasi mengatakan tiga jenis beasiswa yang diberikan oleh Pemda DIY itu tak lepas dari dorongan dan bentuk kewajiban dari DPRD DIY untuk membantu biaya pendidikan kepada masyarakat miskin.
Beasiswa tidak terpatok kepada siswa sekolah negeri, tetapi juga swasta. "Untuk itu kami dorong agar hal ini diketahui oleh masyarakat luas," kata politisi PDIP ini.
Lurah Sumberagung, Duljiman mengapresiasi langkah dari Disdikpora DIY yang melakukan sosialisasi beasiswa di kalurahannya. Sebab, keberadaan beasiswa sangat penting bagi masyarakat di Kalurahan Sumberagung. "Apalagi saya sering menandatangani permintaan keringanan biaya sekolah. Semoga nantinya, tak ada lagi siswa yang terkendala biaya. Sehingga menghambat pendidikan siswa tersebut.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mahasiswa asing UGM melihat koleksi naskah kuno DPAD DIY, termasuk manuskrip 1816 beraksara Jawa dan berbahasa Belanda.
Sebanyak 20 aliran sungai di Gunungkidul diusulkan dikeruk untuk mengurangi sedimentasi dan menekan risiko banjir saat musim hujan.
Dialog di Jogja membahas perlindungan buruh dan pekerja rumah tangga, mulai dari kebijakan upah hingga pengawasan aturan ketenagakerjaan.
Keppres pelunasan biaya haji 2027 ditargetkan terbit pekan ini. Rata-rata calon jemaah perlu menyiapkan dana sekitar Rp23 juta.
Anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Dapil DIY, Gandung Pardiman, meninggal dunia di RS Panti Rapih pada Selasa pagi dan dimakamkan di Ponjong.
IHSG diproyeksi bergerak sideways di kisaran 5.280-5.450 saat investor menanti keputusan The Fed dan mencermati pelemahan rupiah.