Penghargaan Gubernur DIY Jadi Motivasi Bagi Pelestari Wastra Nusantara

Yosef Leon
Yosef Leon Rabu, 01 November 2023 08:37 WIB
Penghargaan Gubernur DIY Jadi Motivasi Bagi Pelestari Wastra Nusantara

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat memberikan penghargaan dalam Anugerah Kebudayaan 2023, Selasa (31/10/2023). /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan penghargaan terhadap pelaku seni budaya di wilayah DIY bertajuk Anugerah Kebudayaan 2023 Selasa (31/10/2023) di Bangsal Kepatihan. Penghargaan itu menjadi motivasi bagi para penerimanya, pelestari wastra nusantara, pemilik karya tata busana atau lazim disebut desainer, salah satunya Iffah M Dewi.

Melalui karya desain Sogan Batik Rejodani, Iffah turut mewarnai dunia seni tata busana di DIY dan berkomitmen untuk mengembangkan batik wastra nusantara. Ia mengaku penghargaan itu semakin memotivasi dirinya untuk melestarikan batik dan menyebarluaskannya kepada generasi muda agar warisan luhur budaya nusantara tetap lestari. 

BACA JUGA : 100 Siswa Antusias Ikut Gebyar Batik Sleman

“Saya berkomitmen terus mengembangkan batik sebagai bagian penting dari kebudayaan Indonesia. Tentu ke depan akan menciptakan desain baru yang menggabungkan unsur tradisional dan modern untuk mempertahankan warisan budaya," katanya Selasa. 

Ia melakukan berbagai terobosan dalam melestarikan kebudayaan di Jogja khususnya di bidang batik agar semakin dikenal di berbagai event kelas dunia. Salah satunya menghadirkan batik dalam konteks global. Hal itu sejalan dengan visi Gubernur DIY untuk menjadikan Jogja sebagai salah satu pusat fesyen dunia berbasis wastra.

Karya batiknya selalu melibatkan masyarakat melalui pemberdayaan termasuk para disabilitas dalam proses perancangannya. Ia ingin agar setiap karya batik yang diciptakannya bisa menyampaikan pesan perdamaian dan juga kebaikan. 

"Dalam proses kreatif batik, kami memberdayakan komunitas lokal dan membantu difabel untuk memiliki kesempatan dalam industri batik. Selain itu, melalui desain, saya berharap dapat menyampaikan pesan kebaikan, perdamaian, dan kesadaran akan isu-isu penting dalam masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA : Sanggar Kalpika, Komunitas Masyarakat Pegiat Batik yang Bertahan Setengah Abad

Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY Dian Lakshmi Pratiwi mengatakan, total ada 25 orang dan lembaga yang memperoleh anugerah kebudayaan 2023 yang telah melewati serangkaian proses penilaian. Anugerah Kebudayaan itu ditetapkan dalam lima kategori yakni kategori pelestari dan/atau pelaku (seni, adat tradisi, cagar budaya); pelopor/pembaharu/kreator; lembaga; media, maestro/Mpu; dan kategori lain terkait dengan regenerasi pelestari dan atau pelaku budaya.

"Selanjutnya masih dalam rangkaian anugerah kebudayaan Gubernur ini kami akan menyelenggarakan kegiatan tindak lanjut berupa workshop, sarasehan, dan kegiatan aksi budaya lainnya sebagai proses transfer ilmu kepada generasi muda dan masyarakat luas," kata Dian. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online