Mahasiswa Asing Terpukau dengan Naskah Kuno Jogja
Mahasiswa asing UGM melihat koleksi naskah kuno DPAD DIY, termasuk manuskrip 1816 beraksara Jawa dan berbahasa Belanda.
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto (kiri)./Istimewa
JAKARTA—Komitmen berbangsa dan bernegara, penting selalu terjaga kokoh, seperti yang dijalankan para pejuang dalam wujudkan kemerdekaan RI.
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto menegaskan hal tersebut di sela-sela kunjungan ke Museum Perumusan Naskah Proklamasi dan ke Taman Proklamasi di Jakarta.
"Langkah menghikmati Pancasila butuh semangat bersama dan aksi nyata. DPRD DIY mengajak pemda DIY lewat perda Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan untuk terus mengokohkan tekad, dari DIY kami tegaskan komitmen mengedepankan kepentingan bangsa, kepentingan rakyat dan Pancasila," kata Eko Suwanto.
Tokoh bangsa seperti Bung Karno, Bung Hatta dan banyak tokoh hebat yang lain, secara gagah berani menegaskan komitmen kehendak, hasrat, tekad semangat untuk Indonesia Merdeka.
Sesuai catatan sejarah, tokoh bangsa yang dipelopori kaum muda, bersatu wujudkan Indonesia merdeka. "Komitmen mengokohkan tekad dan semangat keteladanan penting. Didahului sidang BPUPKI pada 29 Mei sampai 1 Juni 1945., Bung Karno berikan pokok pikiran nya tentang Pancasila.," kata Eko Suwanto, Alumni MEP UGM.
Sejarah mencatat, lewat pertanyaan Dr Radjiman Wedyodiningrat membuat Bung Karno memberikan jawaban apa itu Pancasila. Seiring waktu, Indonesia punya Pancasila sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD 1945
"Kita lakukan kunjungan bersama media untuk hadirkan keteladanan para pejuang kemerdekaan yang bekerja untuk kepentingan bangsa. Sampai bangsa Indonesia mendapatkan kemenangan luar biasa setelah beratus tahun dijajah," kata Eko Suwanto.
Melalui kunjungan ke museum, ada pembelajaran sejarah dan jadi bagian untuk ngatkan pentingnya penegasan komitmen menempatkan kepentingan Republik Indonesia dan bangsa diatas kepentingan pribadi atau golongan dan keluarga juga kepentingan yang lain.
"Seluruh perumus naskah Proklamasi menempatkan kepentingan bangsa Indonesia diatas segalanya. Ego pribadi dikalahkan, ego keluarga dikalahkan, demi Republik Indonesia Merdeka," kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mahasiswa asing UGM melihat koleksi naskah kuno DPAD DIY, termasuk manuskrip 1816 beraksara Jawa dan berbahasa Belanda.
Kemnaker membuka pendaftaran mitra MagangHub Batch 3 hingga 29 Oktober 2026. Simak persyaratan dan tahapan pendaftarannya.
SMK Dirgantara Putra Bangsa melantik Ante Wahyu Alfianingrum sebagai Plt. kepala sekolah dan menyiapkan tiga program penguatan pendidikan aviasi.
Harga emas Pegadaian Selasa 27 Oktober 2026 mencakup Antam, UBS, dan Galeri 24. Simak daftar harga jual serta buyback berbagai ukuran.
Akademisi menyoroti komunikasi publik pemerintah pada dua tahun Prabowo-Gibran. Pemuda Jogja juga mendeklarasikan komitmen melawan hoaks dan provokasi.
Angkatan Udara Yordania menyerang persembunyian kelompok teroris di Suriah selatan sebagai balasan atas serangan gereja yang menewaskan delapan orang.