Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi. /Solopos-Sunaryo Haryo Bayu
Harianjogja.com, BANTUL—Sebagian besar wilayah DIY termasuk Bantul mulai memasuki musim hujan di pertengahan November ini. Masyarakat khususnya pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan karena risiko kecelakaan semakin tinggi.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, menjelaskan bagi pengendara, baik mobil maupun sepeda motor selain harus mempersiapkan kondisi kendaraan, juga wajib meningkatkan kewaspadaan di jalan.
“Saat musim hujan, tingkat risiko berkendara akan semakin tinggi. Ingat, saat kita berkendara baik naik mobil maupun motor bahaya itu ada di depan belakang dan kanan kiri kita. Di musim hujan seperti ini, bertambah bahaya yang datang dari bawah dan atas, jadi saya harap pengendara penuh antisipasi saat di jalan,” ujarnya, Selasa (14/11/2020).
BACA JUGA: Waspadai, Hari Ini Ada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sleman dan Kulonprogo
Musim hujan umumnya rentan dengan angin yang berhembus kencang. Untuk itu, pengendara mobil dan motor wajib berhati-hati ketika parkir atau melintasi area yang banyak pohon dan papan iklan, hal ini untuk mencegah bahaya yang datang dari atas.
“Banyak korban jiwa akibat bahaya dari atas. Mulai tertimpa billboard sampai pohon tumbang. Sedangkan bahaya dari sisi bawah datang dari ranjau lubang di jalan yang tidak terlihat karena tertutup genangan air,” katanya.
Untuk meningkatkan keamanan berkendara, pertama pengendara harus menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan, seperti membawa jas hujan. “Sebaiknya bukan ponco atau semacamnya. Karena bagian ponco yang menjuntai berisiko masuk ke putaran ban sehingga dapat menyebabkan kecelakaan,” paparnya.
Kedua, pengendara juga perlu memeriksa kondisi kontrol utama komponen kendaraan anda yaitu kemudi, pedal rem, gas maupun kopling apakah sudah dalam kondisi baik dan berikan perawatan ekstra selama musim hujan karena untuk mengantisipasi keadaan darurat.
“Periksa juga kondisi tekanan ban dan alur ban. Karena alur ban yang masih baik akan menghindari kendaraan anda melayang di atas air atau aquaplaning dan tergelincir slip pada saat hujan. Jangan mengambil resiko dengan menggunakan ban yang sudah tipis,” kata dia.
Ketiga, periksa semua lampu kendaraan apakah semua dapat berfungsi dengan baik. Lampu tersebut bermanfaat membantu anda melihat di jarak pandang yang terbatas karena hujan. “Nyalakan lampu utama meskipun siang hari dan hujan rintik-rintik karena membantu pengendara lain melihat kendaraan,” ujarnya.
BACA JUGA: Musim Hujan Tiba, Pelaku wisata Air Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Namun jika hujan terlalu lebat ada baiknya berhenti di tempat aman untuk berteduh. Hujan lebat membuat jarak pandang terbatas, belum lagi ada risiko angin samping yang dapat membuat pengendalian motor terganggu.
Keempat, jaga jarak aman kendaraan anda dengan pengendara lain karena pada saat hujan jarak aman pengereman kendaraan membutuhkan jarak yang lebih jauh daripada kondisi kering. Kelima, lebih hati-hati karena kita tidak bisa melihat jalan berlubang yang tertutup air.
“Keenam, para pengendara sepeda motor diimbau untuk tidak berteduh dan tidak memarkirkan kendaraannya di bawah pohon. Hal ini guna menghindari kecelakaan yang diakibatkan oleh pohon tumbang di musim penghujan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest