Pengendara Diimbau Lebih Waspada Selama Musim Hujan, Ini Alasannya

Lugas Subarkah
Lugas Subarkah Selasa, 14 November 2023 14:17 WIB
Pengendara Diimbau Lebih Waspada Selama Musim Hujan, Ini Alasannya

Ilustrasi. /Solopos-Sunaryo Haryo Bayu

Harianjogja.com, BANTUL—Sebagian besar wilayah DIY termasuk Bantul mulai memasuki musim hujan di pertengahan November ini. Masyarakat khususnya pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan karena risiko kecelakaan semakin tinggi.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, menjelaskan bagi pengendara, baik mobil maupun sepeda motor selain harus mempersiapkan kondisi kendaraan, juga wajib meningkatkan kewaspadaan di jalan.

“Saat musim hujan, tingkat risiko berkendara akan semakin tinggi. Ingat, saat kita berkendara baik naik mobil maupun motor bahaya itu ada di depan belakang dan kanan kiri kita. Di musim hujan seperti ini, bertambah bahaya yang datang dari bawah dan atas, jadi saya harap pengendara penuh antisipasi saat di jalan,” ujarnya, Selasa (14/11/2020).

BACA JUGA: Waspadai, Hari Ini Ada Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sleman dan Kulonprogo

Musim hujan umumnya rentan dengan angin yang berhembus kencang. Untuk itu, pengendara mobil dan motor wajib berhati-hati ketika parkir atau melintasi area yang banyak pohon dan papan iklan, hal ini untuk mencegah bahaya yang datang dari atas.

“Banyak korban jiwa akibat bahaya dari atas. Mulai tertimpa billboard sampai pohon tumbang. Sedangkan bahaya dari sisi bawah datang dari ranjau lubang di jalan yang tidak terlihat karena tertutup genangan air,” katanya.

Untuk meningkatkan keamanan berkendara, pertama pengendara harus menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan, seperti membawa jas hujan. “Sebaiknya bukan ponco atau semacamnya. Karena bagian ponco yang menjuntai berisiko masuk ke putaran ban sehingga dapat menyebabkan kecelakaan,” paparnya.

Kedua, pengendara juga perlu memeriksa kondisi kontrol utama komponen kendaraan anda yaitu kemudi, pedal rem, gas maupun kopling apakah sudah dalam kondisi baik dan berikan perawatan ekstra selama musim hujan karena untuk mengantisipasi keadaan darurat.

“Periksa juga kondisi tekanan ban dan alur ban. Karena alur ban yang masih baik akan menghindari kendaraan anda melayang di atas air atau aquaplaning dan tergelincir slip pada saat hujan. Jangan mengambil resiko dengan menggunakan ban yang sudah tipis,” kata dia.

Ketiga, periksa semua lampu kendaraan apakah semua dapat berfungsi dengan baik. Lampu tersebut bermanfaat membantu anda melihat di jarak pandang yang terbatas karena hujan. “Nyalakan lampu utama meskipun siang hari dan hujan rintik-rintik karena membantu pengendara lain melihat kendaraan,” ujarnya.

BACA JUGA: Musim Hujan Tiba, Pelaku wisata Air Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Namun jika hujan terlalu lebat ada baiknya berhenti di tempat aman untuk berteduh. Hujan lebat membuat jarak pandang terbatas, belum lagi ada risiko angin samping yang dapat membuat pengendalian motor terganggu.

Keempat, jaga jarak aman kendaraan anda dengan pengendara lain karena pada saat hujan jarak aman pengereman kendaraan membutuhkan jarak yang lebih jauh daripada kondisi kering. Kelima, lebih hati-hati karena kita tidak bisa melihat jalan berlubang yang tertutup air.

“Keenam, para pengendara sepeda motor diimbau untuk tidak berteduh dan tidak memarkirkan kendaraannya di bawah pohon. Hal ini guna menghindari kecelakaan yang diakibatkan oleh pohon tumbang di musim penghujan,” ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online