Festival Bregada Rakyat DIY 2026 Hadirkan Juara dari 15 Tahun Penyelenggaraan
Festival Bregada Rakyat DIY 2026 menghadirkan 18 kelompok di Sleman. Simak jadwal, kriteria penilaian, hadiah, dan daftar peserta.
Suasana Indonesia Future Studium Generale di Auditorium FEB UGM pada Jumat (17/11/2033).(Harian Jogja/Catur Dwi Janati)
Harianjogja.com, JOGJA—Anies Baswedan batal menjadi pembicara dalam diskusi 'IDN Future Studium Generale 1.0: Menemukan Jalur Pembangunan yang Berkeadilan di Masa Depan Indonesia' yang digelar di Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (17/11/2023).
Ketua Panitia Diskusi 'IDN Future Studium Generale 1.0, Muhammad Khalid menyampaikan pihaknya mendapatkan informasi dari pihak terkait bahwa Anies tidak diperbolehkan hadir dalam acara diskusi tersebut. "Kami mendapatkan informasi H-1. Ada pihak yang tidak suka dan menghalangi dengan kehadiran pak Anies. Bahkan terdapat ancaman untuk pembubaran acara apabila beliau tetap hadir," tutur Khalid yang juga eks Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UGM periode 2022, Jumat (17/11/2023).
Diskusi yang digelar oleh Bersama Indonesia ini dihadiri 500 anak muda ini digelar di Auditorium Magister Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada (UGM) sejak pukul 13.00-17.30 WIB. Acara ini digagas oleh Indonesia Future, sebuah gerakan sosial politik yang digagas sekelompok generasi muda melalui platform Bersama Indonesia.
BACA JUGA: Kampung Akuarium Jadi Konsep Jakarta Sharing City oleh Anies Baswedan
Selain Anies, dua duta besar juga batal hadir, yaitu Lars Bo Larsen (Duta Besar Denmark untuk Indonesia) dan Lambert Grijns (Duta Besar Belanda untuk Indonesia). Adapun, pembicara dalam diskusi ini adalah Elisa Sutanudjaja (Direktur Eksekutif Rujak Urban Studies), Tri Mulyani Sunarharum, (Pakar Perencanaan dan Pembangunan Kota UGM), Alfath Bagus Panuntun El Indonesia (dosen Fisipol UGM), dan Prof. Sulfikar Amir (Pakar Sosiologi Perkotaan dari Universitas Teknologi Nanyang, Singapura).
Sebagai gantinya, Thomas Lembong sebagai juru bicara Anies Baswedan memberikan sambutan dalam acara ini. Kendati Anies batal hadir, sekitar 500 anak muda hadir untuk mengikuti diskusi pakar ini. Aspirasi para anak muda pun disampaikan oleh Muhammad Farhan, Ketua BEM KM UGM periode 2020-2021. "Kami memahami atas keberatan dari beberapa pihak terkait dengan rencana kedatangan Pak Anies dalam acara anak-anak muda yang digelar di UGM pada hari ini," tuturnya.
Khalid menambahkan, diskusi ini tidak ada pengerahan massa karena lebih membahas tentang pembangunan kota di masa depan yang dibedah para pakar dari sisi keilmuannya sehingga berguna bagi para anak muda. Menurutnya, para anak muda perlu aktif terlibat dalam pengambilan kebijakan melalui berbagai gagasan segar untuk mendorong masa depan yang berkelanjutan berdasarkan kebijakan yang adil, pendekatan berbasis pengetahuan, dan fokus yang kuat pada inovasi.
Respons UGM
Sekretaris Universitas UGM, Andi Sandi Antonius mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penelusuran terkait agenda tersebut. Apakah digelar oleh UGM atau tidak. Kalau dikatakan itu tidak dapat izin dari rektorat saya sampai sekarang ini masih tracing ya. Ini diselenggarakan oleh UGM atau tidak," katanya, Jumat (17/11/2023).
BACA JUGA: Kepemimpinan Anies Baswedan Bawa Jakarta Jadi Global Sharing City Dibedah di UGM
Di sisi lain, Andi juga mempertanyakan siapa sosok yang mengirimkan pesan kepada panitia. "Menjadi aneh saya juga dapat kiriman katanya ada orang namanya pak Wija pakai akun nama rektorat. Sebenarnya saya mau tanya itu siapa," lanjutnya.
Andi belum bisa memberikan tanggapan secara spesifik terkait dengan isu ini. Pihaknya tengah mengecek ke koleganya di MM FEB UGM, apakah penyelenggara sifatnya hanya meminjam venue ataukah ini diselenggarakan oleh UGM. "Kalau dilaksanakan oleh UGM kami kan sudah punya SOP, biar bagaimanapun kita harus memisahkan ini dalam ranah kampanye atau tidak. Kalau ranah kampanye kami sudah punya SOP, jadi kami yang harus mengundang. UGM yang harus mengundang," tegasnya.
Dari sisi poster yang beredar, disebutkan bila agenda ini diskusi ilmiah. "Tetapi yang kami masih cek dan menurut kami ini sangat memojokkan UGM, itu adalah dikatakan bahwa rektorat itu akan menolak," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Festival Bregada Rakyat DIY 2026 menghadirkan 18 kelompok di Sleman. Simak jadwal, kriteria penilaian, hadiah, dan daftar peserta.
PSS Sleman menang 6-0 atas PSGC Ciamis. Pieter Huistra berharap hasil itu mendongkrak kepercayaan diri tim saat menghadapi Bhayangkara FC.
WhatsApp memperbarui fitur Acara. Pengguna kini bisa mengundang orang tanpa akun melalui tautan dan mengelola konfirmasi kehadiran.
Cristiano Ronaldo mengakhiri karier internasional setelah 23 tahun. Simak rekor bersama Portugal dan sumber kekayaan US$1,2 miliar.
Warga mengapresiasi pelayanan RS Saras Adyatma Bantul yang dinilai cepat, rapi, ramah, serta tidak membeda-bedakan pasien umum dan peserta BPJS Kesehatan.
Robert Budi Hartono memimpin daftar orang terkaya Indonesia awal November 2026. Simak 10 nama dan sumber kekayaan para taipan.