Festival Kethoprak, Disbud Fokus Pembinaan dan Regenerasi Seniman Muda
Workshop Bekali Kontingen Festival Kethoprak DIY 2026, Disbud Fokus pada Pembinaan dan Regenerasi Seniman Muda
Paniradya Pati Kaistimewaan Aris Eko Nugroho saat memberikan hadiah kepada Dimas Rindra dan Diajeng Jauva pada malam grand final Dimas Diajeng Jogja 2023-2025 di Hotel Sahid Raya Babarsari, Sleman, Minggu (19/11/2023) malam./ Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN—Wakil Sleman Syahrindra Restu R (Dimas Rindra) dan Jauva Qolba (Diajeng Jauva/Kota Jogja) terpilih menjadi Dimas Diajeng Jogja 2023-2025. Keduanya kemudian dinobatkan sebagai Dimas Diajeng Jogja 2023-2025 dalam grand final yang digelar di Hotel Sahid Raya Babarsari, Sleman, Minggu (19/11/2023) malam.
Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo mengatakan, Dimas Rindra dan Diajeng Jauva terpilih setelah melalui serangkaian seleksi yang ketat. Keduanya berhasil melaju ke 10 besar, sebelum akhirnya terpilih sebagai Dimas Diajeng Jogja 2023-2025. Selain itu, keduanya juga dinilai cakap dan memiliki pengetahuan mengenai budaya, pariwisata dan etika.
"Yang terpenting mereka memiliki etika, punya kompetensi di bidang budaya dan punya pengetahuan luas tentang pariwisata," kata Singgih di sela-sela malam grand final Dimas Diajeng Jogja 2023.
Menurut Singgih, Dimas Rindra dan Diajeng Jauva nantinya bakal menjadi duta wisata dan budaya. Tugasnya antara lain mengenalkan pariwisata dan ekonomi kreatif DIY ke semua pemangku kepentingan di DIY. Mereka juga mereka harus memiliki program dan rencana kerja. Promosi yang dilakukan tak sekadar pagar betis dari penerima tamu. Akan tetapi, memiliki pengetahuan banyak hal dengan memberikan informasi soal budaya hingga ekonomi kreatif. "Jadi tidak hanya jadi bagian dari fungsi pariwisata," katanya.
BACA JUGA: 30 Finalis Siap Berebut Mahkota Dimas Diajeng Jogja 2023
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutan yang dibacakan oleh Paniradya Pati Kaistimewaan Aris Eko Nugroho berharap agar Dimas Diajeng terpilih adalah sosok yang bisa menjadi agen promosi wisata dan menunjukkan identitas dari Jogja. Selain itu, keberadaan Dimas Diajeng juga harus mampu membawa keberlangsungan untuk perkembangan pariwisata di Jogja.
"Dan dapat menjaga nama baik DIY di tingkat nasional. Bisa mendukung DIY sebagai ikon pariwisata unggulan nasional," katanya.
Adapun Pemilihan Dimas Diajeng Jogja 2023 kali ini mengusung tema “Mangasah Mingising Budi, Memasuh Malaning Bumi”. Artinya, Dimas Diajeng Jogja bersedia meningkatkan pengetahuan sekaligus mendukung kelestarian lingkungan.
Sementara posisi peringkat kedua untuk Dimas Diajeng Jogja 2023 ada Dimas Rifaldi dan Diajeng Aurel. Sedangkan peringkat ketiga diisi oleh Dimas Reza dan Diajeng Greimesya. Sementara untuk harapan pertama ada Dimas Riza dan Diajeng Aulia, dan harapan kedua ada Dimas Andrian dan Diajeng Arifia. Ada juga kategori Dimas Diajeng Berbakat 2023 ditempati oleh Dimas Cesa dan Diajeng Riska. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Workshop Bekali Kontingen Festival Kethoprak DIY 2026, Disbud Fokus pada Pembinaan dan Regenerasi Seniman Muda
China perketat ekspor teknologi AI dan semikonduktor, ikuti langkah AS. Kebijakan ini berpotensi mempengaruhi rantai pasok dan harga gadget di Indonesia
JLR mengonfirmasi Land Rover Discovery Sport akan berhenti diproduksi pada Desember 2026 setelah 11 tahun beredar. Regulasi baru Uni Eropa dan penurunan penjual
Elon Musk mengaku terlalu jauh terjun ke dunia politik saat memimpin DOGE. Pengakuan itu disampaikan dalam wawancara terbaru bersama The Economist.
WhatsApp Web tidak bisa dibuka, gagal login, atau pesan tidak terkirim? Simak tujuh cara mudah mengatasi WhatsApp Web error agar kembali normal.
Lima wakil Indonesia memulai perjuangan di Taipei Open 2026. Sorotan tertuju pada debut pasangan baru Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu di sektor ganda cam