Cuaca Ekstrem Serang Kolam Gurame Sleman, Tebar Benih Diminta Ditunda
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Petugas Kesehatan sedang memeriksa kesehatan bayi di Balai Kalurahan Kalidengen, Temon, Kulonprogo pada Rabu (22/11/2023). Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari Program Pelayanan Kesehatan Keliling dan PMT Pemulihan di Wilayah Kerja Bandara Internasional Yogyakarta. - Istimewa/Humas YIA
Harianjogja.com, KULONPROGO—PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) Kulonprogo telah menyalurkan bantuan berupa pemberian makanan tambahan (PMT) Pemulihan selama 120 hari makan kepada enam ibu hamil dan sepuluh balita kekurangan gizi. Tidak hanya itu, ada bantuan juga berupa pelayanan kesehatan keliling yang menyasar 1.000 anak balita di wilayah kerja bandara. Program tersebut merupakan dukungan terhadap Pemerintah Pusat dan Daerah dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil dan anak balita.
PGS. General Manager PT AP I YIA, Misranedi mengatakan program PMT Pemulihan bagi balita yang memerlukan tambahan gizi dan pemberian makanan tambahan ibu hamil berisiko tinggi merupakan bagian dari program Pelayanan Kesehatan Keliling.
Program tersebut mendasarkan pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Pilar Sosial (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dengan tujuan menurunkan angka kekurangan gizi, baik stunting maupun wasting.
Bantuan tersebut disalurkan di Balai Kalurahan Kalidengen, Temon, Kulonprogo. Pembagian bantuan difokuskan pada enam kalurahan yaitu Kalidengen, Temon Kulon, Kedundang, Kaligintung Kulur, dan Demen sesuai dengan lingkup program kesehatan keliling pada 2023.
BACA JUGA: Megawati Mengajak Para Insinyur untuk Berpolitik demi Bangsa dan Negara
“Program ini merupakan salah satu bantuan program tanggung jawab sosial Bandara Internasional Yogyakarta yang berkelanjutan dimulai 2012 sampai dengan sekarang, sebagai bentuk nyata dan komitmen serta kepedulian perusahaan terhadap lingkungan di sekitar wilayah kerja bandara, serta dimaksudkan untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat berdasarkan Sustainable Development Goals [SDGS] yang di antaranya menurunkan angka kematian anak dan meningkatkan kesehatan Ibu,” kata Misranedi dalam keterangan tertulis.
Misranedi menambahkan program Pelayanan Kesehatan Keliling telah dilakukan beberapa kali seperti pada bulan September sampai November 2023. Program telah dijalankan sebanyak sepuluh kali dengan fokus Kalurahan Temon Wetan, Temon Kulon, Kulur, Demen, Kalidengen, Plumbon, Kedundang, dan Kaligitung. Sementara PMT Pemulihan dilaksanakan mulai bulan November 2023 sampai dengan Februari 2024 sebanyak empat kali dalam sebulan.
Dia kembali menegaskan bahwa PT AP I menyediakan secara gratis kendaraan ambulance, obat-obatan, pemberian makanan tambahan (PMT), penyuluhan, vitamin untuk balita, dan pemberian makanan tambahan untuk balita yang memerlukan tambahan gizi dan ibu hamil beresiko tinggi. Dalam pelaksanaannya, PT AP I bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulonprogo melalui Puskesmas Temon I.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Pemerintah menghormati putusan MK soal pemisahan anggaran MBG dari dana pendidikan dan akan mengkaji dampaknya terhadap APBN.
Prabowo meminta gubernur dan bupati tidak mengerahkan warga untuk menyambut kunjungan kerjanya agar masyarakat tidak menunggu berjam-jam.
Dokter bedah onkologi mengingatkan pentingnya deteksi dini kanker payudara. Kasus terus meningkat dan banyak pasien datang saat stadium lanjut.
KPK menahan empat tersangka baru kasus dugaan korupsi komisi asuransi perkapalan PT Pelni dan PT Jasindo dengan kerugian negara Rp15,6 miliar.
Kejagung menetapkan Nurman Herin sebagai tersangka kasus dugaan TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan menahannya selama 20 hari.