Libur Sekolah, Penumpang KRL Jogja-Palur Naik 30 Persen hingga 5 Juli
Lonjakan penumpang Commuter Line Jogja–Palur hingga 30% saat libur sekolah membuat KAI Commuter siagakan 34 perjalanan kereta per hari.
Siswa Sekolah - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Belasan pelajar terjaring razia polisi saat sedang menongkrong hingga tengah malam.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul pun mengimbau agar orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana menyampaikan Polsek Imogiri telah menjaring 12 remaja laki-laki dan lima remaja perempuan yang menongkrong hingga larut malam di bulak sawah, Dusun Numpukan, Kalurahan Karangtengah, Kapewon Imogiri pada Jumat (24/11/2023) sekitar pukul 00.30 WIB.
Dia menyampaikan pengamanan tersebut terjadi saat saksi Rusdianto dan Panji Pangestu warga setempat tengah berkeliling di sekitar lokasi kejadian untuk melakukan ronda malam.
“Saat [Rusdianto dan Panji Pangestu] melewati bulak sawah Dusun Numpukan, Karangtengah, Imogiri melihat adanya rombongan remaja menggunakan kendaraan roda dua yang menongkrong melewati batas waktu kunjungan masyarakat,” katanya, Jumat.
Setelah itu, Rusdianto dan Panji Pangestu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Imogiri untuk ditindaklanjuti.
Dari pemeriksaan yang dilakukan Polsek Imogiri, menurut Jeffry, dua dari mereka mengaku sempat mencuri seekor mentok milik warga Dusun Karangduwet, Sriharjo, Imogiri. Adapun, motif yang dilakukan remaja tersebut pun masih didalami.
Atas kejadian tersebut, Polres Bantul juga menyita enam sepeda motor yang ada di lokasi tersebut, seekor mentok, sebuah kresek, dan 11 telepon genggam.
BACA JUGA: Cegah Tawuran, Satpol PP Sleman Bubarkan Siswa Nongkrong Saat Jam Sekolah
Sementara Kepala Disdikpora Kabupaten Bantul, Isdarmoko menilai kejadian remaja menongkrong di luar jam sekolah beberapa kali terjadi di Kabupaten Bantul. Menurutnya, orang tua memiliki peran penting di sana. “Semestinya orang tua opyak saat anaknya tidak ada di jam malam, dijam belajar, orang tua harusnya perlu, ngaruhke,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, dia berharap orang tua meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anaknya. “Perlu dioptimalkan kerjasama dengan orang tua. Karena itu [menongkrong] biasanya pada waktu malam, di luar jam sekolah. Ini yang terus kami gencarkan [kerjasama dengan orang tua melakukan pengawasan pergaulan remaja],” ujarnya.
Selain itu menurut dia, pihaknya telah melakukan komunikasi rutin dengan komite sekolah, Polres Bantul, Kodim 0729 Bantul, dan Badan Narkotika Nasional [BNN] Kabupaten Bantul untuk dapat melakukan pengawasan pergaulan remaja di Kabupaten Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lonjakan penumpang Commuter Line Jogja–Palur hingga 30% saat libur sekolah membuat KAI Commuter siagakan 34 perjalanan kereta per hari.
Fadli Zon dorong Museum Pos Indonesia di Bandung jadi cagar budaya nasional karena nilai sejarahnya yang penting bagi bangsa.
KPK menetapkan Bupati Langkat Syah Afandin sebagai tersangka OTT terkait suap proyek dan gratifikasi senilai Rp3,5 miliar.
Witan Sulaeman resmi perpanjang kontrak 3 tahun di Persija Jakarta. Siap tampil maksimal di bawah pelatih Shin Tae-yong.
Harga iPhone Juli 2026 di iBox turun, terutama iPhone 16e. Simak daftar lengkap harga terbaru dan seri baru iPhone 17e.
BMKG menyebut Siklon BAVI memengaruhi cuaca DIY. Prakiraan 5-7 Juli cerah berawan, namun gelombang laut selatan berpotensi tinggi.