Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Pantai Parangtritis, Bantul, didatangi para wisatawan pada Jumat (1/4/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata tidak menggelar event khusus selama libur natal dan tahun baru (nataru). Meski demikian, kunjungan wisata diprediksi tetap ramai dan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor wisata tercapai.
Kasi Promosi dan Informasi, Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi, menjelaskan pada akhir tahun nanti Dinas Pariwisata Bantul tidak menggelar event khusus. “Kalau dari kita, dari Danais [Dana Keistimewaan] sudah tidak ada, terakhir Festival Lampion kemaren,” ujarnya, Kamis (23/11/2023).
Meski demikian, di beberapa objek wisata menurutnya akan diadakan event-event kecil yang diselenggarakan oleh masing-masing pengelola atau kelompok sadar wisata (pokdarwis). “Misal Pokdarwis Goa Cemara pada malam tahun baru ada musik,” katanya.
Kemudian di Puncak Sosok dan beberapa wisata puncak lainnya, biasanya juga menggelar pesta kembang api saat malam pergantian tahun. “Seperti Puncak Sosok, puncak lainnya mesti ada kayak event kembang api walau kecil,” ungkapnya.
BACA JUGA: Jelang Liburan Nataru, Dishub Bantul Gelar Ramp Check Bus sampai Perahu
Namun ia belum bisa memastikan event-event tersebut karena pihaknya baru akan mendata pada awal Desember nanti. “Dinas Pariwisata Bantul akan mendata event-event yang diadakan di setiap objek wisata mungkin minggu pertama kedua Desember,” paparnya.
Di samping itu, Bantul diperkirakan akan tetap ramai dikunjungi wisatawan selama libur nataru. “Tetap ramai ya, karena bareng libur panjang. Apalagi tanggal 1 liburnya agak panjang karena hari senin. Paling banyak masih Parangtritis dan wilayah barat,” kata dia.
Dinas Pariwisata Bantul menargetkan tahun ini PAD dari sektor pariwisata sebesar Rp26,5 miliar. Sampai akhir Oktober, sudah didapatkan PAD sekitar Rp20,8 miliar dengan jumlah pengunjung sekitar 2 juta wisatawan, sehingga pada November dan Desember ditargetkan penambahan PAD sebesar Rp6 miliar.
Dari sisi pengunjung menurutnya tidak terlalu banyak berbeda dari tahun sebelumnya. sepanjang 2022, total wisatawan yang berkunjung ke Bantul 2,7 juta wisatawan. Sedangkan jika dari sisi target PAD justru menurun, karena pada 2022 ditargetkan sebesasr RP32,2 miliar. Dari target tersebut terealisasi Rp26,5 miliar atau 82,3%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Aktivis Global Sumud Flotilla mengaku mengalami sengatan listrik dan kekerasan fisik saat ditahan Israel usai misi kemanusiaan menuju Gaza.
Tingkat pengangguran DIY turun menjadi 3,05% pada Februari 2026. Pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif jadi penyerap tenaga kerja utama.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp57.650 per kg menurut data PIHPS Kamis pagi. Telur ayam ras dijual Rp32.500 per kg.
Revisi UU HAM disiapkan untuk melindungi aktivis dan pembela HAM dari kriminalisasi serta memperkuat hak digital dan lingkungan hidup.
Rupiah menguat ke Rp17.653 per dolar AS di tengah penguatan dolar global dan sentimen suku bunga The Fed serta konflik Timur Tengah.