Karang Taruna HIPENARI Kulon Progo Raih Juara III Nasional BBNKT 2026
Karang Taruna HIPENARI Kulon Progo meraih Juara III Nasional BBNKT 2026 berkat inovasi dan pemberdayaan masyarakat, termasuk pengolahan limbah daun teh.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta (keempat kanan) saat menerima penghargaan Smart City untuk kategori Smart Branding and Smart Society./Istimewa
BANTEN—Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggelar Forum Smart City Nasional, Pameran dan Awarding Gerakan Menuju Smart City 2023 di Indonesia Convention Exhibition, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (7/12/2023).
Plt. Direktur LAIP Kominfo, Aris Kurniawan menjelaskan forum ini menjadi momen untuk saling berbagi/sharing terkait dengan inovasi smart city ke depannya.
"Program yang telah dijalankan dapat sustain dan terus dilaksanakan, dan kami sudah mendampingi 241 pemerintah kabupaten/kota dan dua pemerintah provinsi terkait dengan Smart City," kata dia.
Selain itu, Aris juga mengucapkan selamat untuk enam kabupaten/kota yang menerima penghargaan terkait dengan Smart City. "Salah satunya adalah Kabupaten Gunungkidul yang mendapatkan penghargaan untuk kategori Smart Branding and Smart Society," ucap dia.
Kabupaten Gunungkidul menjadi implementator terbaik Smart City untuk Kategori Smart Branding dan Smart Society, Penghargaan itu diterima secara langsung oleh Bupati Gunungkidul Sunaryanta.
Dalam Diskusi Penjelasan tentang Gerakan Menuju Smart City dan Smart Province 2023, hadir juga sebagai narasumber Bupati Gunungkidul, Sunaryanta.
Sunaryanta memaparkan, salah satu yang menguatkan smart city di Gunungkidul yakni dengan membangun komunikasi dan MoU dengan kampus-kampus. "Dengan mereka salah satunya melalui KKN untuk mengajarkan kepada anak-anak di daerah yaitu Bahasa Inggris, Fisika, dan Matematika,"
Bupati Gunungkidul juga berharap untuk branding smart city di Gunungkidul bisa sampai ke tingkat desa atau kalurahan. "Komunitas-komunitas yang kami berdayakan, seperti komunitas informasi masyarakat serta anak-anak muda yang paham tentang digitalisasi," ucap Sunaryanta.
BACA JUGA: Dukung Pengembangan Smart City Banyumas, PLN Bangun Gardu Hubung dan Kabel Listrik Bawah Tanah
Dia juga menambahkan dalam pengembangan dan peningkatan branding serta sumber daya masyarakat tidak terlepas dari kolaborasi pemerintah daerah, masyarakat dan akademisi. "Kami juga sedang melakukan branding tentang pariwisata, dalam satu tahun ini kami memproyeksikan pengunjung atau wisatawan hampir 2,8 juta orang, dan sampai saat ini sudah mencapai 2,7 juta. Saya yakin target tahun ini tercapai," jelasnya.
Setelah mendapatkan penghargaan tersebut, Sunaryanta berharap ke depan dapat mewujudkan Smart Village agar tidak hanya wilayah kota yg cerdas, tetapi juga seluruh desa yang ada di Gunungkidul. "Smart city menjadi bukti, bahwa Pemkab Gunungkidul sudah mampu berkolaborasi lintasperangkat daerah sehingga hal ini perlu ditingkatkan," kata Bupati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Karang Taruna HIPENARI Kulon Progo meraih Juara III Nasional BBNKT 2026 berkat inovasi dan pemberdayaan masyarakat, termasuk pengolahan limbah daun teh.
Kementan menyiapkan Rp300 miliar untuk benih jagung pakan pada 2026 dan tambahan Rp300 miliar pada 2027, dengan target tanam 300.000 hektare.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC setelah Stefan Ashkovski mendapat kartu merah. Pieter Huistra menilai insiden itu mengubah dinamika pertandingan.
Kelurahan Cokrodiningratan mengajak 60 KK mengolah sampah organik lewat budi daya manggot yang menghasilkan 50–70 kg setiap dua minggu.
DPRD DIY menyempurnakan Raperda Penanggulangan Bencana sesuai masukan Kemendagri untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan daerah.
Jogja Expo 2026 di JEC Bantul mencatat potensi perputaran ekonomi lebih dari Rp25 miliar dengan 121 tenant dan 5.382 peserta.