Desil Bansos 2026, Cek yang Tak Dapat dan Cara Sanggah
Cek desil bansos 2026 dan ketahui kelompok yang tidak menerima bansos serta cara mengajukan sanggah jika data tidak sesuai.
Petani mencabut benih untuk ditanam. - ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Musim tanam telah tiba. Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulonprogo, mengimbau petani mematuhi musim tanam dengan melakukan percepatan pengolahan lahan sawah supaya masa tanam tidak mundur terlalu lama.
Ketua Tim Kerja Pengembangan Usaha Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo Kirmi di Kulonprogo, mengatakan percepatan pengolahan lahan bisa dilaksanakan dengan bekerja sama dengan operator alat mesin pertanian pompa air (alsistan) wilayah lain.
"Ke depan kami upayakan adanya asosiasi traktor se Kulonprogo dalam rangka percepatan olah tanah," kata Kirmi, Kamis (7/11/2023). Ia mengimbau petani tetap mematuhi musim tanam sebagai mana diatur dalam peraturan bupati, agar tanam serentak dan terhindar dari serangan hama.
Terkait dengan mundurnya tanam padi di beberapa wilayah, ternyata dipengaruhi oleh keringnya tanah sebagai akibat tingginya suhu pada Agustus sampai Oktober 2023. "Hal ini berdampak pembasahan tanah sawah memerlukan waktu yang lebih lama," katanya.
BACA JUGA: Ribut-Ribut Politik Dinasti di DIY, Kaesang Mempersilakan Ade Armando Keluar dari PSI
Sementara itu, staf Bidang Produksi dan Perlindungan Bidang Produksi dan Perlindungan Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo Heri Sugiyanto mengatakan saat ini, luas tanam yang mundur masa tanamnya seluas 352 hektare di Nanggulan. "Kami berupaya bersama jajaran penyuluh pertanian mendorong percepatan olah lahan, lanjut tambah tanam," kata Heri.
Ia mengatakan masa tanam golongan I, air sudah mengalir sejak 1 Agustus, dan dilanjutkan pengolahan lahan dan September sudah tanam. Namun hingga saat ini, air belum mengalir secara maksimal dan petani juga belum mengolah sawah.
"Tutup tanam untuk golongan pertama pada November. Kami berharap hujan segera turun, sehingga tidak mempengaruhi pola tanam di Kulonprogo," katanya.
Menurut dia, kendala lain mundurnya masa tanam padi di Nanggulan dan Kalibawang lebih disebabkan debit saluran Kalibawang berkurang. "Selanjutnya, keterbatasan tenaga kerja dalam pengolahan lahan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Cek desil bansos 2026 dan ketahui kelompok yang tidak menerima bansos serta cara mengajukan sanggah jika data tidak sesuai.
Pameran buku di Jogja semakin marak, tetapi penjualan belum tentu meningkat. Penyelenggara menyebut pengunjung terbagi dan daya beli menurun.
Kementerian PU membangun lapangan sepak bola standar internasional di 25 Sekolah Rakyat lengkap dengan jogging track dan fasilitas olahraga.
Pemkot Jogja diminta mencermati sungai dan bantaran rawan banjir serta memastikan talut dan sedimentasi ditangani sebelum musim hujan.
Polda Jateng melacak 88 anak dengan kelainan kaki bawaan CTEV untuk memastikan mendapat penanganan medis sesuai kebutuhannya.
Mengenal PM10 dan PM2.5 dalam abu vulkanik serta dampaknya bagi kesehatan pernapasan dan cara mengurangi risiko paparannya.