89 Calon Haji Nonprosedural Dicegah Berangkat di Bandara Soetta
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Salah satu pedagang menjual cabai rawit merah di Pasar Bantul, Selasa (7/11/2023)(Harian Jogja/Lugas Subarkah)
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memastikan stok komoditas pokok di provinsi ini mampu mencukupi kebutuhan masyarakat selama libur akhir tahun.
Kepala Disperindag DIY Syam Arjayanti mengatakan stok kebutuhan pokok di tingkat pedagang maupun di gudang pemerintah daerah dalam kondisi memadai meski pergerakan masyarakat di DIY diprediksi mencapai 9 juta orang pada libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
"Untuk memenuhi kebutuhan akhir tahun stok pangan kita aman," kata dia, Senin (11/12/2023)
Menurut Syam, menyongsong libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, pihaknya mengintesifkan pemantauan dan evaluasi persediaan aneka komoditas pokok di lima kabupaten/kota.
"Termasuk harga kami pantau terus. Setiap hari kami selalu mendapat laporan," ujar dia.
Untuk persediaan cadangan beras pemerintah yang tersimpan di gudang PT Taru Martani, menurut dia, masih mencukupi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.
"Kalau yang di gudang Bulog dipastikan aman sampai tiga sampai empat bulan ke depan. Selain di level provinsi, pemerintah kabupaten/kota juga masih punya cadangan pangan sendiri-sendiri," kata Syam.
BACA JUGA: Harga Bahan Pokok Terus Naik, Rantai Distribusi yang Panjang Jadi Penyebabnya
Selain memastikan stok atau cadangan pangan aman, menurut dia, pihaknya juga melakukan pengendalian harga dengan menggencarkan pasar murah di sejumlah lokasi di lima kabupaten/kota secara berkala.
Syam menuturkan hingga saat ini secara umum harga kebutuhan pokok di DIY terpantau stabil, meski khusus untuk harga aneka cabai masih tinggi.
"Kalau untuk beras sudah tidak ada lagi peningkatan harga. Daging dan telur ayam justru diperkirakan akan menurun," tutur dia.
Berdasarkan pemantauan Disperindag DIY di empat pasar pantauan di Kota Yogyakarta per 8 Desember 2023, harga beras IR I rata-rata dijual Rp13.800 per kg, beras IR II Rp13.375 per kg, gula pasir Rp16.750 per kg, minyak goreng kemasan premium Rp17.250 per liter, minyak goreng curah Rp14.000 per liter, telur ayam negeri Rp26.000 per kg, dan daging ayam broiler Rp34.500 per kg.
Sementara itu, aneka cabai merah keriting Rp72.750 per kg, cabai merah besar Rp87.250 per kg, cabai rawit hijau Rp63.750 per kg, dan cabai rawit merah Rp85.750 per kg.
"Cabai masih mahal karena memang keterbatasan stok di mana-mana mengingat cuaca masih seperti ini," ujar Syam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.