IGBF 2026 Hadir di Yogyakarta, Dorong Rumah dan Bangunan Indonesia Menuju Net Zero
IGBF 2026 di Jogja mendorong penerapan bangunan hijau dan menunjukkan konsep Net Zero yang dapat dimulai dari rumah.
Penyerahan bantuan pendidikan oleh PWNU DIY kepada anak yatim, Sabtu (16/12) - Harianjogja/ Alfi Annissa Karin
JOGJA—Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DIY memberikan bantuan pendidikan sebanyak 500 paket untuk 500 anak yatim di DIY, Sabtu (16/12/2023). Masing-masing kabupaten/ kota mendapat alokasi 100 paket.
Penerima juga sebelumnya telah divalidasi terlebih dahulu oleh Lembaga Pendidikan Ma'arif. Dalam satu paket bantuan pendidikan berisi peralatan sekolah. Mulai dari tas, buku, pulpen, dan berbagai alat tulis lainnya.
Ketua Lazisnu PWNU DIY Mambaul Bahri menuturkan satu paket bantuan bernilai Rp200.000. Menurutnya, program pemberian bantuan ini bukan pertama kali dan sudah sejak lama dilakukan. Pihaknya turut menggandeng Bank Indonesia. Pengajuan kerja sama telah dilakukan sejak Bulan Muharam lalu.
"Bulan Muharam itu kan bulannya anak yatim. Lalu, implementasinya dilaksanakan pada hari ini," jelasnya saat ditemui di Kantor PWNU DIY, Sabtu (16/12/2023).
BACA JUGA: Melanggar Aturan, Ratusan Alat Peraga Kampanye Dicopot Bawaslu
Bahri menuturkan bantuan ini menjadi wujud perhatian PWNU DIY terhadap anak-anak yatim kurang mampu. Menurutnya, pendidikan menjadi hal yang penting bagi masa depan anak. Untuk itu, diharapkan bantuan ini dapat menambah semangat anak dalam menimba ilmu di bangku sekolah. Sehingga bisa membentuk pribadi yang cerdas, mandiri, dan berhasil di kemudian hari.
"Perbaikan aecara ekonomi dimulai dari sisi pendidikan. Harapannya, tentu dengan fasilitas pendidikan meskipun tidak seberapa tapi bisa jadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar, bisa mengikuti pendidikan dengan baik. Kita akan mengawal terus program seperti ini karena ini jangka panjang," katanya.
Salah satu pendamping siswa penerima bantuan, Nanik Wahyuni mengaku senang dan berterima kasih atau bantuan pendidikan yang diberikan oleh PWNU DIY. Menurutnya, bantuan ini sangat berguna bagi anak-anak didiknya. Selama mengampu di MI Mulusan, Gunungkidul, Nanik mengaku masih banyak siswa yang berada dalam kondisi kekurangan. Dia berharap, ke depan bantuan pendidikan tak hanya diberikan kepada anak-anak yatim saja.
"Harapan kami ke depannya selain anak yatim juga bisa diperhatikan lagi karena khususnya dari MI Mulusan mayoritas kurang mampu," ungkap Nanik. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IGBF 2026 di Jogja mendorong penerapan bangunan hijau dan menunjukkan konsep Net Zero yang dapat dimulai dari rumah.
Jadwal DAMRI dari YIA Kamis 17 September 2026 tersedia ke lima tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 17 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dari Palur hingga Jogja.
BGN suspend 1.276 SPPG MBG yang belum memenuhi syarat SLHS. Sebanyak 654 SPPG kategori kritis diusulkan ditutup permanen.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
KPK menelusuri alur perintah dan aliran uang dalam dugaan suap pengurusan HGB Summarecon di Kabupaten Bogor.