PSS Sleman Kalah Dramatis di Final, Rekor Kandang Akhirnya Pecah
PSS Sleman gagal juara usai kalah adu penalti dari Garudayaksa. Rekor kandang pecah, fokus jadi evaluasi utama.
Universitas Gadjah Mada - ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Buntut kevokalannya dalam melontarkan sejumlah kritik, termasuk seusai menggelar diskusi Rezim Monarki Sang Alumni Amblesnya Demokrasi Ambruknya Konstitusi dan Kokohnya Politik Dinasti, Ketua BEM KM UGM Gielbran Muhammad Noor mengaku banyak diterpa fitnah dan isu miring.
"Semakin lama isu semakin kemana-mana Awalnya isu diskusi kemarin disangkutpautkan dengan entitas politik tertentu. Kemudian semakin merembet ke pribadi saya. Semisal saya disangkutpautkan dengan partai politik, kemudian IPK 2,2 dan saya di-drop out dan segala macam lainnya," kata Gielbran pada Kamis (21/12/2023).
Berbeda jauh dengan apa yang beredar, mahasiwa Fakultas Peternakan UGM tersebut tercatat masih memiliki IPK yang tergolong tinggi. "IPK saya 3,68 jadi sangat jauh dari angka 2,2 dan jarang-jarang saya ditanyai IPK," kata dia.
"Saya bingung kenapa ada isu IPK 2,2 karena itu isu yang tidak substantif sama sekali," imbuhnya.
Baca Juga:
Hoaks! Viral Ketua BEM UGM Dikeluarkan dari Kampus
BEM KM UGM Desak Pemerintah Lindungi Data Pribadi Masyarakat
BEM KM UGM Tegas Tolak Wacana Uang Pangkal
Tak hanya soal IPK, Gielbran juga tegas membantah isu dirinya yang di-DO. Berbekal akun resmi kampus, Gielbran menegaskan dirinya juga masih menjadi mahasiswa UGM.
"Saya masih punya akun Simaster yang merupakan akun resmi dari kampus. Sehingga kalau ada isu bahwa saya di-drop out ini ada buktinya, saya masih tercantum mahasiswa UGM," ungkapnya.
Ditambahkan Gielbran agenda diskusi Rezim Monarki Sang Alumni Amblesnya Demokrasi Ambruknya Konstitusi dan Kokohnya Politik Dinasti yang diselenggarakan BEM-KM UGM pada Jumat (8/12/2023) lalu merupakan wujud kritik terhadap kualitas demokrasi, buruknya penegakkan konstitusi dan maraknya politik dinasti di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Forum diskusi kemarin lanjut Gielbran merupakan agenda berbasis argumentasi dan kajian yang dibuat oleh teman-teman BEM-KM UGM.
"Kami sudah membuat kajian, mempersiapkan kajian dan itu kita jadikan sebagai bahan bakar atau sumber argumentasi pelaksanaan diskusi," ungkapnya.
Lebih lanjut Gielbran juga menepis adanya motif politik praktis dalam agenda tersebut. "Tidak ada motif politik praktis apapun dan tidak terafiliasi oleh kekuatan politik praktis manapun," ujarnya.
"Karena narasi di luar sana cukup liar, kita dituding terafiliasi dengan partai politik tertentu dan pada kesempatan ini kami sampaikan secara jelas bahwa itu tidaklah benar," tegasnya.
Kajian yang telah dijadikan basis argumen tersebut akan diberikan BEM KM UGM langsung ke istana melalui pos. "Insyaallah hari ini akan kami serahkan langsung dan hasil kajian bisa diakses melalui akun Instagram BEM-KM UGM. Jadi publik masyarakat bisa melihat secara langsung kajian yang telah kita buat setebal kurang lebih 300 halaman," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman gagal juara usai kalah adu penalti dari Garudayaksa. Rekor kandang pecah, fokus jadi evaluasi utama.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.