Jelang Natal, Tim Penjinak Bom Sterilisasi Gereja di Jogja

Alfi Annisa Karin
Alfi Annisa Karin Minggu, 24 Desember 2023 15:17 WIB
Jelang Natal, Tim Penjinak Bom Sterilisasi Gereja di Jogja

Anggota penjinak bom tengah melakukan penyisiran dan sterilisasi di Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru, Minggu (24/12) - Harianjogja/ Alfi Annissa Karin

Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah personel penjinak bom Detasemen Gegana Polda DIY melakukan sterilisasi di Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru, Minggu (24/12). Sterilisasi ini dilakukan dalam rangka persiapan rangkaian gelaran ibadah Natal yang akan dilaksanakan mulai malam nanti.

Kanit Jibom Detasemen Gegana Polda DIY AKP Hendro Purnomo menyebut sejumlah alat bantu turut disiapkan. Mulai dari alat pendeteksi dan penjinak bom (jibom) dan alat deteksi kimia biologi dan radioaktif (KBR). Selain itu, ada juga Robot Surveillance.

"Nanti kita pakai, fungsinya untuk membantu kita melihat bagian-bagian yang susah kita jangkau. Jadi di bawah-bawah kursi, sehingga kita lebih efisien dalam melaksanakan tugas," ujarnya saat ditemui di Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru, Minggu (24/12).

Setelah dilakukan sterilisasi, Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru dinyatakan steril dari bahan-bahan bom. Hendro menyebut, sterilisasi juga dilakukan di 6 lokasi gereja lainnya di Kota Jogja. Ada juga di 20 gereja di Sleman, 5 gereja di Gunungkidul, 7 gereja di Kulonprogo, dan 5 gereja di Bantul. Selain sterilisasi dari bom, nantinya akan disiagakan juga petugas untuk melakukan pengamanan di wilayah gereja.

"Kemudian kita laksanakan patroli-patroli di seputaran wilayah Yogyakarta," imbuhnya.

BACA JUGA: Jadwal Perayaan Natal 2023 di Jogja, dari Gereja Paroki Kotabaru hingga Ganjuran

Salah satu Pemuka Agama di Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru Nicolaus Devianto Fajar Trinugroho menuturkan rangkaian kegiatan malam Natal hingga Natal akan dilaksanakan dalam 6 sesi. Diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 2.700 umat Katolik dalam setiap sesinya, baik secara luring dan daring.

Natal tahun ini, lanjutnya, Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru mengusung tema "Terang itu Bercahaya di dalam Kegelapan dan Kegelapan itu Tidak Menguasainya". Makna terang dipresentasikan sebagai kelahiran dan kedatangan Yesus Kristus ke dunia untuk menerangi hati umatnya. Sementara, kegelapan yang dimaksud adalah adanya krisis sampah, kekeringan, hingga situasi politik menjelang Pemilu 2024 yang terjadi di berbagai daerah.

"Situasi tersebut mengundang umat untuk bijaksana dalam menanggapi situasi tersebut dan menjadikannya sebagai harapan untuk masa depan yang cerah," jelasnya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online