Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Nyamuk - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Guna mencegah penyebaran virus Japanese Encephalitis (JE) yang mengakibatkan radang otak pada anak, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo akan menggelar pemerian imunisasi ada 2024.
Virus JE yang ditularkan nyamuk culex tidak hanya mengakibatkan anak mengalami radang otak tetapi juga berujung kematian bila tak ditangani dengan tepat. Hingga saat ini, di Kulonprogo sudah ada tujuh kasus suspek JE pada anak-anak.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kulonprogo Arief Musthofa menerangkan tujuh kasus suspek tersebut setelah dilakukan pemeriksaan hasilnya negatif. "Tinggal satu kasus lagi yang masih menunggu hasil pemeriksaan," katanya, Kamis (28/12/2023).
Meskipun belum ada kasus positif JE di Kulonprogo, menurut Arief, perlu antisipasi serius dengan imunisasi yang rencananya akan digabungkan dengan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (Bias) pada 2024. "Pelaksananya sekitar triwulan III pada 2024 nanti," ujarnya.
Baca Juga
Uji Lab 5 Anak Suspek Penyakit Japanese Encephalitis di Kulonprogo Selesai, Begini Hasilnya
Ada 13 Kasus Suspek Virus Peradangan Otak di DIY, Dinkes Jogja Siapkan Vaksinasi
Seorang Anak di Kulonprogo Meninggal Akibat Virus Peradangan Otak, Empat Lainnya Suspek
Sementara itu triwulan I dan II, lanjut Arief, akan dilakukan sosilisasi, penguatan, pendataan, dan koordinasi untuk memaksimalkan pelaksanaan imunisasi virus JE nantinya. "Karena ini baru pertama dilakukan maka perlu koordinasi dengan berbagai pihak lain agar semuanya mendukung dan dapat terealisasi 100 persen," jelasnya.
Meskipun belum ada kasus positif JE di Kulonprogo, menurut Arief, populasi nyamuk culex cukup tinggi di wilayahnya. "Di Kulonprogo cukup tinggi populasinya, karena jenis nyamuk culex ini memiliki daya tahan tinggi, termasuk bisa hidup di saluran got dan semacamnya. Jadi memang perlu diantisipasi bersama dengan imunisasi ini," terangnya.
Sementara itu Kepala Dinkes Kulonprogo Sri Budi Utami menyebut salah satu program prioritas 2024 adalah imunisasi virus JE tersebut. "Program imunisasi ini didukung Kementerian Kesehatan, bahan imunisasi atau vaksinnya nanti dari sana, sehingga perlu disukseskan bersama untuk menjaga kesehatan anak-anak di Kulonprogo," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Pakar ITB menyebut penerapan biodiesel B50 dapat mengurangi impor energi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional di tengah krisis geopolitik.
Truk boks bermuatan tepung terguling di Bokong Semar Gunungkidul menyebabkan macet parah di jalur Jogja-Wonosari hingga Minggu pagi.
Harga emas dunia diprediksi menembus US$4.943 per troy ounce dan mendorong harga logam mulia domestik menuju Rp2,9 juta per gram.
Polres Malang menyelidiki ledakan petasan di rumah warga Kepanjen yang menewaskan satu orang dan melukai korban dengan luka bakar serius.
Imam Besar New York Shamsi Ali menyebut Islam di Amerika Serikat justru tumbuh pesat setelah tragedi 9/11 dan Islamofobia meningkat.