DPRD Gunungkidul Soroti Proyek Strategis yang Belum Jalan
DPRD Gunungkidul meminta lima proyek strategis senilai Rp17,3 miliar segera dilelang agar pengerjaan tidak molor.
Proses pelipatan surat suara untuk pemilihan presiden di Gudang KPU Sleman di Tegal Mraen, Sendangadi, Mlati. Kamis (3/1/2023) David Kurniawan/Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Proses sortir dan pelipatan surat suara di KPU Sleman dimulai Rabu (3/1/2024) di Gudang penyimpanan di Tegal Mraen, Kalurahan Sendangadi, Mlati. Total pekerja yang dilibatkan sebanyak 236 orang dengan honor maksimal Rp140 per lembar.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan, proses sortir dan pelipatan surat suara dimulai. Pelaksanaan lebih cepat dari rencana awal. Pasalnya, pelipatan seyogyanya dimulai 5 Januari, namun karenakan pada 6 Januari 2024 mendapatkan pengiriman surat suara untuk DPR RI, maka mulai Rabu pagi dilaksankaan pelipatan.
“Total ada 320 petugas yang melaksanakan pelipatan dan sortir surat suara untuk pemilihan presiden dan wakil presiden,” kata Ahmad kepada wartawan, Rabu (3/1/2024) siang.
BACA JUGA: Dinilai Mengganggu, Bawaslu Sleman Tertibkan APK di Perlintasan KA
Menurut dia, di hari pertama bertugas, tidak semua petugas pelipat suara masuk. Hal ini dikarenakan berdasarkan absensi yang diterima yang hadir ada 236 petugas.
“Tidak masalah karena pelipatan tetap berjalan. Target kami selesai dalam tiga hari sehingga nantinya bisa dilanjutkan untuk proses pelipatan surat suara lainnya,” ungkapnya.
Disinggung mengenai honor pelipatan, Ahmad mengatakan, sudah ada ketentuan dari KPU RI. Setiap pelipatan yang dilakukan akan mendapatkan honor paling tinggi sebesar Rp140 per surat suara.
Oleh karenanya, pendapatan untuk masing-masing petugas disesuaikan dengan hasil pelipatan yang diperoleh secara akumulasi. “Untuk Sleman akan disesuaikan dengan anggaran yang adan dan kami coba untuk memberikan honor yang optimal,” katanya.
Dia menambahkan, untuk surat suara pilpres, ada Cadangan sekitar 4.000 lembar. Pasalnya, berdasarkan kebutuhan yang mengacu pada Daftar Pemilih Tepat (DPT) dan Cadangan 2%, maka yang dibutuhkan sebanyak 867.622 lembar surat suara.
“Yang dikirim sebanyak 872.000 lembar surat suara. Jadi, sisanya bisa untuk Cadangan saat ada kerusakan dalam sortir dan pelipatan,” katanya.
Ketua Bawaslu Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap sortir dan pelipatan surat suara. Hal ini untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan terhadap surat suara yang ada.
Berdasarkan alokasi yang dikirim, ia mengakui ada sisa surat suara yang tidak terpakai yang jumlahnya hampir mencapai 5.000 lembar. Oleh karenanya, surat-surat yang nantinya tidak terpakai jangan sampai disalahgunakan.
“Jangan sampai tercoblos. Kalau tidak terpakai, maka harus dimusnahkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta lima proyek strategis senilai Rp17,3 miliar segera dilelang agar pengerjaan tidak molor.
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
PSIM Jogja kalah 1-3 dari Arema FC di Super League 2025/2026. Van Gastel soroti start buruk dan kesalahan individu pemain.
Kominfo menjelaskan tiga peran orangtua dalam melindungi anak di ruang digital sesuai PP Tunas 2025 untuk menciptakan internet aman.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.