BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 195.000 Pekerja di Sleman
Sebanyak 195.000 pekerja di Sleman terlindungi BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2026. Pemkab masih mengejar tambahan 14.000 peserta.
Aktivitas warga RT 01, Padukuhan Ngipik, Tegalrejo yang mengambil air harus melewati jalur setapak. Foto diambil Senin (9/10/2023). (Harian Jogja/David Kurniawan)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) mengaku sulit membuat sumur bor di Kabupaten Gunungkidul. Pasalnya, Bumi Handayani memiliki topografi karst sehingga material keras menghambat pengeboran.
Kepala BBWS Serayu Opak, Gatut Bayuadji mengatakan ada dua sumur bor yang selesai dibuat yaitu di Padukuhan Sidorejo, Kalurahan Karangtengah, Wonosari dan Padukuhan Serpeng Kidul, Kalurahan Pacarejo, Semanu.
BACA JUGA: Bukan Jogja, Ternyata Ini Rute Penerbangan Favorit Selama Libur Nataru
“Dua sumur yang sudah terbangun yaitu di Karangtengah, Wonosari dan Pacarejo, Semanu. Outcome yang akan kita dapatkan adalah 3 liter per detik,” kata Gatut ditemui di Padukuhuan Sidorejo, Sabtu (7/1/2024).
Gatut menambahkan pihaknya menggunakan alat bor untuk mengebor air tanah agar dapat mencapai lapisan kedap sehingga tidak mengganggu debit air sumur yang ada di masyarakat.
“Dua lokasi ini ada di cekungan air tanah Wonosari. Jadi ini memiliki potensi dari batu formasi karst yang notabene agak sulit mendapatkan air. Tapi dengan bor dalam kita mendapatkan air sehingga dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Dia mengatakan bangunan reservoir yang pihaknya bangun dapat menampung kurang lebih 10 meter kubik dan dialirkan secara gravitasi untuk melayani masyarakat. Pelayanan satu reservoir untuk sekitar 250 KK.
“Selama pelaksanaan kami juga mengalami kendala-kendala. Salah satunya karena ini batuan sehingga proses pengeboran cukup lama. Satu hari hari hanya sekitar 50 cm dan kami harus menggunakan alat bor yang paling baik supaya bisa menembus formasi batuan tersebut,” ucapnya.
BACA JUGA: Dinkes Jogja: Tumpukan Sampah Bisa Picu Penyakit Leptospirosis
Kapolri, Listyo Sigit mengatakan ada sepuluh titik sumur bor yang dibangun di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Bantuan tersebut tersebar di delapan kapanewon dan mampu dimanfaatkan 6.647 warga yang membutuhkan air bersih.
"Sumur bor ini untuk mengurangi beban masyarakat, membantu mencukupi kebutuhan air bersih khususnya warga yang terdampak kekurangan air," kata Sigit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 195.000 pekerja di Sleman terlindungi BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2026. Pemkab masih mengejar tambahan 14.000 peserta.
Paus Leo XIV kembali menyerukan perdamaian di Timur Tengah dan mendesak semua pihak segera membuka kembali jalur dialog dan diplomasi.
Donald Trump membuka peluang kesepakatan damai dengan Iran, tetapi AS mengancam akan kembali menyerang jika negosiasi gagal.
KPK mendalami temuan uang di rumah Plt Gubernur Riau dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan di Pemprov Riau.
Toy Story 5 dikabarkan menembus pendapatan global lebih dari USD1 miliar dan menjadi salah satu film terlaris 2026. Kesuksesan ini memperpanjang rekor waralaba
Ibu dan dua anak di Wates, Kulonprogo, tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang saat mengendarai sepeda motor. Ketiganya dilarikan ke RSUD Wates.