Izin Klinik KDMP Tamanmartani Masih Berproses di Dinkes Sleman
KDMP Tamanmartani masih menunggu izin operasional Klinik Pratama dari Dinkes Sleman usai proses visitasi dan evaluasi lapangan.
Ilustrasi./freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul melalui Dinas Perindustrian Koperasi UKM dan Tenaga Kerja (DPKUKMTK) Gunungkidul menyampaikan sepanjang tahun 2023, sebanyak 937 pencari kerja telah ditempatkan di berbagai perusahaan dengan sektor yang beragam.
Staf Pendayagunaan Tenaga Kerja Bidang Tenaga Kerja DPKUKMTK, Yogautomo Budinugroho mengatakan jumlah pencari kerja pada 2023 mencapai 1.704 orang. Dari jumlah tersebut, 987 merupakan laki-laki dan 717 perempuan.
“Data jumlah pencaker kami dapat dari Mal Pelayanan Publik [MPP]. Soalnya prosedur mencari kerja pertama mereka harus membuat AK 1 atau kartu kuning. Lalu penempatannya dari perusahaan dan Bursa Kerja Khusus yang ada di SMK di Gunungkidul,” kata Yogautomo ditemui di kantornya, Senin (8/1/2024).
Yogautomo menambahkan dari 1.704 pencari kerja, sebanyak 937 orang telah ditempatkan di berbagai perusahaan. Rinciannya sebanyak 841 ditempatkan di wilayah DIY atau antarkerja lokal (AKL), lalu antarkerja antardaerah (AKAD) ada 30 orang, dan antarkerja antarnegara (AKAN) ada 66 orang.
Menurut Yogautomo, pencaker perlu membuat kartu kuning sebagai pendataan para pencari kerja. Dia tidak memungkiri masih banyak pencaker yang tidak membuat kartu kuning atau AK 1 tersebut. Sebab itu, jumlah angkatan kerja setiap tahunnya sulit didata secara pasti.
Menurut Yogautomo, pencaker perlu membuat kartu kuning sebagai pendataan para pencaker. Dia tidak memungkiri masih banyak pencaker yang tidak membuat kartu tersebut. Sebab itu, jumlah angkatan kerja setiap tahunnya sulit didata secara pasti.
Lebih jauh, dia menjelaskan guna mengurangi angka pengangguran di Bumi Handayani, Pemkab rutin menggelar Job Fair di pertengahan tahun. Tahun ini, Job Fair akan digelar lagi menyusul alokasi anggaran yang telah ditetapkan.
BACA JUGA: Program Padat Karya DIY Menyerap Tenaga Kerja 34.656 Warga DIY
Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan dewan terus mendorong pemberantasan angka pengangguran. Apabila melihat data BPS, angka pengangguran di Gunungkidul tahun 2023 naik dari 2,08 % menjadi 2,09 %.
Namun, jika melihat angka pengangguran pada 2021 sebesar 2,20 % maka penurunan terjadi secara drastis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KDMP Tamanmartani masih menunggu izin operasional Klinik Pratama dari Dinkes Sleman usai proses visitasi dan evaluasi lapangan.
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta
Prabowo targetkan pembangunan 5.000 desa nelayan lengkap SPBU khusus, cold storage, dan fasilitas es batu hingga 2027.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
HUT ke-18 Harian Jogja, Transformasi dari Perusahaan Media Menuju Perusahaan Komunikasi Diperkuat