Gaji ASN dan PPPK Pemkot Jogja Aman hingga Akhir Tahun
Pemkot Jogja memastikan pembayaran gaji ASN dan PPPK hingga akhir 2026 aman dengan dukungan DAU dan PAD yang melampaui target.
Ilustrasi ZoSS./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul akan menambah Zona Selamat Sekolah (ZoSS) tahun ini. Penambahan tersebut dilakukan untuk meningkatkan keselamatan pada anak sekolah.
Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi menyampaikan penambahan ZoSS tahun 2024 ada 5 lokasi yang terdiri dari 3 lokasi dari aspirasi DPRD Bantul, dan 2 lokasi dari pengajuan Dishub Bantul.
“Kalau yang masih belum banyak sekali, SD, SMP, SMA masih banyak dari kebutuhan, baru 5 persen terpenuhi [tahun ini],” ujarnya Senin (15/1/2024).
Meski begitu, Singgih tidak menyebutkan secara pasti jumlah kebutuhan ZoSS di Bantul. Sementara di Bantul tahun 2023 telah ada 10 sekolah yang masuk dalam ZoSS, antara lain di SMPN 1 Imogiri, SDN Kembangsonog, SMPN 1 Pleret, SMPN 1 Banguntapan, SMPN 1 Bantul, SMPN 1 Sewon.
Dia menilai penambahan ZoSS diperlukan mengingat keselamatan anak sekolah menjadi prioritas Dishub Bantul.
“Keberadaan ZoSS sangat penting, di samping sekolah ada satpam dan penjaga, tetapi untuk mengendalikan laju kendaraan itu perlu rambu diantaranya ZoSS ini,” imbuhnya.
BACA JUGA: Jumlah Zona Selamat Sekolah di Bantul Masih Minim
Dia menuturkan dalam ZoSS akan ada marka penyeberangan jalan, rambu batas kecepatan, dan beberapa rambu pendukung lainnya.
Dia melihat beberapa sekolah berada di ruas jalan yang intensitasnya cukup tinggi, seperti Jalan Bantul, Jalan Parangtritis, Jalan Imogiri Timur, Jalan Imogiri Barat, Jalan Jendral Sudirman, dan Jalan Palbapang ke barat, sehingga sekolah yang ada di ruas jalan tersebut menjadi prioritas penambahan ZoSS.
Dia menuturkan tahun 2023, ada sekitar 30 sekolah yang mengajukan permohonan ke Dishub Bantul untuk pemberian ZoSS, namun lantaran anggaran terbatas, maka tahun ini belum semua permohonan terakomodir.
“Tetapi ya masih kita sayangkan jumlahnya belum memadai, jika dibandingkan dari permohonan. [Permohonan] Masuk ke Dishub itu banyak, kita usulkan, karena keterbatasan anggaran Pemda jadi kita tidak memenuhi sesuai kebutuhan, akhirnya ada yang kita prioritaskan,” ujarnya.
Sementara Kepala Disdikpora Bantul, Isdarmoko mengapresiasi adanya ZoSS yang ada di Bantul.
“Kami sangat apresiasi dan tentu itu yang kami harapkan. Karena dengan Kabupaten Layak Anak [KLA], yang salah satu bagiannya adalah Sekolah Ramah Anak [SRA]. Jadi kami di sekolah dalam rangka SRA kan harus menjamin keamanan, keselamatan anak. Dengan fasilitas ZoSS tersebut jelas kami sangat terbantu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja memastikan pembayaran gaji ASN dan PPPK hingga akhir 2026 aman dengan dukungan DAU dan PAD yang melampaui target.
KPDI ke-17 di UMY mendorong transformasi perpustakaan menghadapi era AI melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan literasi informasi.
Empat SPPG MBG di Sleman berstatus suspend per 3 Agustus 2026. Tiga menjalani renovasi, satu terkendala administrasi.
Residivis pencurian kembali ditangkap usai mencuri tas pengunjung swalayan di Jogja. Polisi mengungkap kerugian korban mencapai Rp4,8 juta.
Pengamat menilai target swasembada gula tidak cukup dicapai dengan mewajibkan industri rafinasi memiliki kebun tebu. Reformasi industri dinilai lebih penting.
Permintaan darah untuk pasien di RSUD Kota Jogja kini tak lagi mengandalkan proses manual. Rumah sakit tersebut menerapkan Sistem Informasi Digital Order Bank