Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Kampanye pemilu - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—KPU Sleman memastikan 18 partai politik peserta Pemilu 2024 telah menyerahkan laporan awal dana kampanye (LADK). Berdasarkan laporan yang masuk, PDI Perjuangan menjadi partai dengan jumlah laporan keuangan terbanyak.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan, LADK diserahkan paling lambat 7 Januari 2024. Hingga batas waktu penyerahan seluruh parpol telah menyerahkan, namun berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan ada lima partai diminta memperbaiki laporannya.
Kelima partai meliputi PKN, Perindo, Hanura, Partai Ummat dan Garuda. Meski demikian, ia mengaku selama masa perbaikan kelimanya sudah memperbaiki.
BACA JUGA : Sampai Jumat Siang, PSI dan Partai Garuda Belum Serahkan Perbaikan LADK ke KPU Bantul
“Sudah diperbaiki dan seluruh parpol dinyatakan telah memenuhi persyaratan untuk LADK,” kata Ahmad, Rabu (17/1/2024).
Menurut dia, hasil dari LADK sudah diumumkan melalui laman resmi milik KPU Sleman. Bentuk pelaporan meliputi, nominal awal di rekening khusus dana kampanye (RKDK), penerimaan sumbangan, pengeluaran dan saldo akhir.
Berikut ini, rekapitulasi Laporan Awal Dana Kampanye Parpol di Sleman
Saldo awal RKDK: Rp500.000; penerimaan Rp180.432.279; pengeluaran Rp172.029.000. Saldo sisa Rp8.405.279
Saldo awal RKDK: Rp500.000; penerimaan Rp270.220.165; pengeluaran Rp269.727.500. Saldo sisa Rp492.665
Saldo awal RKDK: Rp790.000; penerimaan Rp1.364.646.016; pengeluaran Rp1.343.846.018. Saldo sisa Rp20.800.000
Saldo awal RKDK: Rp500.000; penerimaan Rp73.525.000; pengeluaran Rp63.963.500. Saldo sisa Rp9.561.500
Saldo awal RKDK: Rp500.000; penerimaan Rp64.390.000; pengeluaran Rp50.140.000. Saldo sisa Rp14.250.000
Saldo awal RKDK: Rp50.000; penerimaan Rp50.000; pengeluaran Rp0. Saldo sisa Rp100.000
Saldo awal RKDK: Rp2.000.000; penerimaan Rp95.550.000; pengeluaran Rp94.350.000. Saldo sisa Rp1.200.000
Saldo awal RKDK: Rp2.000.000; penerimaan Rp103.988.419; pengeluaran Rp76.521.951. Saldo sisa Rp27.466.468
Saldo awal RKDK: Rp300.000; penerimaan Rp0; pengeluaran Rp0. Saldo sisa Rp0
Saldo awal RKDK: Rp100.000; penerimaan Rp150.000; pengeluaran Rp0. Saldo sisa Rp150.000
Saldo awal RKDK: Rp50.000; penerimaan Rp290.000; pengeluaran Rp290.000. Saldo sisa Rp0
Saldo awal RKDK: Rp85.000; penerimaan Rp240.886.900; pengeluaran Rp230.809.400. Saldo sisa Rp10.077.400
Saldo awal RKDK: Rp50.000; penerimaan Rp609.000; pengeluaran Rp59.000. Saldo sisa Rp550.000
Saldo awal RKDK: Rp50.000; penerimaan Rp23.550.000; pengeluaran Rp7.500. Saldo sisa Rp23.542.500
Saldo awal RKDK: Rp500.000; penerimaan Rp56.143.500; pengeluaran Rp38.251.000. Saldo sisa Rp17.892.500
Saldo awal RKDK: Rp100.000; penerimaan Rp55.100.000; pengeluaran Rp5.015.000. Saldo sisa Rp50.085.000
Saldo awal RKDK: Rp500.000; penerimaan Rp52.086.591; pengeluaran Rp46.628.809. Saldo sisa Rp5.457.782
Saldo awal RKDK: Rp1.000.000; penerimaan Rp7.540.000; pengeluaran Rp7.540.000. Saldo sisa Rp0
Anggota Bawaslu Sleman, Antonius Hery Purwito mengatakan, LADK sudah diserahkan ke KPU. Berdasarkan pengawasan yang telah dilakukan semua parpol telah dinyatakan memenuhi persyaratan.
“Meski sempat ada parpol yang diminta perbaikan, tapi semuanya sudah diterima dan semuanya aman,” kata Hery.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.