Kesbangpol DIY Dorong Perempuan Terlibat Langsung dalam Politik
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Sri Purnomo./Istimewa
SLEMAN—Pemda DIY mewajibkan masing-masing kabupaten/kota untuk melaksanakan desentralisasi pengelohan sampah pada tahun ini. Dengan begitu, setiap kabupaten/kota di DIY harus bisa mengelola sampahnya secara mandiri dan tidak diperbolehkan untuk dibuang ke TPA Piyungan.
Mantan Bupati Sleman, Sri Purnomo mendukung upaya desentralisasi sampah yang ditargetkan Pemda DIY bisa diwujudkan tahun ini.
Upaya ini sekaligus juga menjawab persoalan TPA Piyungan yang tidak mampu menampung dengan batasan kouta karena kapasitas telah penuh.
"Tentu kita semua sepakat bahwa tidak bisa melulu bergantung pada Piyungan. Harus ada kemandirian pengolahan sampah di masing-masing daerah yang mana itu bisa menjadi pemberdayaan masyarakat pada ujungnya," kata Sri Purnomo melalui keterangan tertulisnya, Selasa (16/1/2024).
Menurut Sri Purnomo, Kabupaten Sleman, Bantul dan Kota Jogja sudah memulai desentralisasi sampah dengan membangun TPST serta memaksimalkan peran TPS3R.
Langkah tersebut merupakan tindakan signifikan yang harus dilanjutkan dengan melengkapi berbagai sarana dan fasilitas yang juga melibatkan masyarakat di dalamnya.
"Penguatannya bisa dengan menggerakkan kalurahan masing-masing. Melalui fasilitasi sarana dan prasarana misalnya untuk pengolahan sampah organik dengan maggot dan lain sebagainya," kata Sri Purnomo.
"Pengolahan sampah yang bagus harus melibatkan masyarakat. Karena pengolahan sampah juga mengandung nilai ekonomi yang secara langsung nantinya bisa meningkatkan perekonomian bagi masyarakat.”
BACA JUGA: Ratusan Petani di Kalasan Deklarasi Dukung Sri Purnomo
Dilanjutkan Sri Purnomo, kemandirian pengolahan sampah di setiap daerah menjadi kewajiban yang seharusnya sudah dilakukan sebelum adanya masalah di Piyungan.
Sri Purnomo optimistis bahwa setiap daerah mampu melakukan pengolahan sampah secara mandiri baik menggunakan APBD maupun kerjasama dengan pihak-pihak swasta. "Ya karena sekarang sudah diwajibkan adanya desentralisasi sampah, mau tidak mau harus sudah mulai mandiri [mengolah sampah]. Dan ke depan, tidak ada lagi masalah sampah di DIY," ucap Sri Purnomo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang