Jadwal PSS Sleman vs Borneo FC Dimajukan, Huistra Siapkan Rotasi
Jadwal PSS Sleman vs Borneo FC dimajukan ke 27 Oktober 2026. Pieter Huistra siapkan rotasi dan menunggu perkembangan Frederic Injai.
Kampanye pemilu - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Periode kampanye terbuka hari pertama di Sleman belum menunjukan adanya aktivitas masif dari peserta Pemilu. Tidak ada kampanye akbar yang digelar, mereka banyak menggelar pertemuan tatap muka kecil.
"Kalau untuk hari pertama ini tim kampanye ini kan jatahnya paslon 02 dan partai-partai pendukungnya, tidak ada kegiatan kampanye akbar," jelas Ketua Bawaslu Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar, Minggu (21/1/2024).
Hanya saja, Arjuna mencatat ada belasan kampanye bentuk lain yang diselenggarakan akhir pekan ini. Seperti kampanye berbentuk pentas seni dan tatap muka dengan jumlah peserta terbatas.
Pertemuan tatap muka biasanya digelar dalam bentuk audiensi, lalu peserta Pemilu mengutarakan visi misinya. "Kalau tidak caleg ya dari sukarelawan," ujar dia.
Dari 12 kegiatan kampanye yang dilaporkan ke Bawaslu pada Minggu, tiga di antaranya berbentuk pentas seni, dua berbentuk kegiatan bakti sosial, sisanya berbentuk pertemuan tatap muka atau kampanye dengan jumlah peserta terbatas.
Selanjutnya berdasarkan pantauan Bawaslu sampai Minggu siang, para sukarelawan ataupun simpatisan yang datang di lokasi pertemuan tatap muka terbilang landai. Tidak ada konvoi ataupun penggunaan knalpot brong sejauh ini. "Enggak ini biasa aja, enggak ada penggunaan knalpot brong untuk hari ini kami pantau," tegasnya.
BACA JUGA: Ini 15 Lokasi Kampanye Terbuka di Kulonprogo, Paling Banyak di Wates
Hingga kini, Arjuna juga belum menerima pemberitahuan surat kampanye akbar dengan konsentrasi massa ribuan orang yang bakal digelar di Sleman. "Belum ada [surat pemberitahuan kampanye akbar]," jelasnya.
Beda lagi bila kampanye akbar digelar di kabupaten/kota lain. Bawaslu Sleman hanya akan memantau pergerakan massa dari Sleman ke lokasi kampanye akbar. "Iya, paling koordinasi dengan pihak kepolisian," ungkapnya.
"Jadi misal ada pendukung-pendukung atau relawan dari Sleman itu mungkin hanya akan dipantau saja oleh pihak kepolisian kan pergerakan [massa] sampai itu di lokasi di mana. Artinya untuk menjaga kondusivitas wilayah," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal PSS Sleman vs Borneo FC dimajukan ke 27 Oktober 2026. Pieter Huistra siapkan rotasi dan menunggu perkembangan Frederic Injai.
Toprak Razgatlioglu menjalani operasi bahu setelah kecelakaan di Mandalika. Pebalap Yamaha itu harus mengakhiri musim debut MotoGP 2026 lebih cepat.
Mercedes-Benz memastikan pengembangan Baby G-Class terus berjalan. SUV off-road kompak ini diproyeksikan hadir dengan pilihan listrik dan hybrid.
Lazio memimpin klasemen Serie A setelah menang 6-2 atas Sassuolo. AS Roma bertahan di posisi ketiga, sedangkan Como naik ke peringkat keempat.
Pemkab Kulon Progo menambah alokasi lebih dari 700 tangki air bersih melalui APBD Perubahan 2026 untuk membantu warga terdampak kekeringan.
Labu menjadi simbol Halloween berkat tradisi Irlandia, legenda Stingy Jack, dan kebiasaan mengukir sayuran yang berkembang di Amerika Serikat.