Penanaman di Sungai Oya Picu Sedimentasi, Pemkab Diminta Bertindak
Aktivitas penanaman di aliran sungai saat kemarau dinilai mempercepat sedimentasi. Pemkab Gunungkidul didorong memperkuat sosialisasi menjaga ekosistem sungai.
Kabupaten Sleman - ist/Wikipedia
Harianjogja.com, SLEMAN—Panitia Seleksi telah membuka rekrutmen calon Sekda Sleman sejak Senin (15/1/2024). Meski demikian, hingga satu minggu pendaftaran belum ada satu peminat yang mendaftar.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Budi Pramono mengatakan, pendaftaran calon sekda akan berlangsung selama dua minggu, mulai 15-29 Januari 2024. Namun hingga satu pekan pendaftaran berjalan, belum ada satu orang pun yang menyerahkan berkas lamaran. “Masih sepi karena belum ada yang mendaftar,” kata Pramono saat dihubungi, Minggu (21/1/2024).
BACA JUGA: Erupsi Gunung Merapi, Abu Tebal Membumbung Tinggi Mengguyur Kemalang Klaten
Meksi belum ada yang mendaftar, namun ia mengaku tidak khawatir. Pasalnya, sesuai dengan pengalaman di seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup pemkab, banyak pendaftar yang menyerahkan berkas lamaran di hari-hari terakhir pendaftaran. “Yang jelas akan ditunggu hingga hari pendaftaran ditutup,” katanya.
Menurut Pramono, sebelum pendaftaran dibuka, bupati sudah membuat pansel untuk mengisi kekosongan jabatan sekda mulai 1 Februari 2024. Panitia seleksi terdiri dari lima orang dan diketuai oleh Sekda DIY, Beny Suharsono.
“Lainnya ada Kepala Badan Kepegawaian Daerah [BKD] DIY, Amin Purwani. Kemudian ada Prof Purwo Santoso, Prof Anik Gufron dan Pak Hempri,” ungkapnya.
Dia menambahkan lelang jabatan sekda sudah diumumkan di web resmi milik Pemkab Sleman. Untuk bisa terpilih, para pelamar harus melalui beberapa tahapan tes. Selain seleksi administrasi terhadap berkas pendaftaran, juga ada uji kompetensi dan asesmen kepada peserta yang lolos. “Tentunya juga ada tes Kesehatan,” katanya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan untuk pengisian sekda baru menyerahkan sepenuhnya ke pansel. Pasalnya, tim ini sudah dibentuk untuk mengurusi segala tahapan dalam tahapan seleksi. “Pansel sudah ada dan pendaftaran mulai dibuka Senin [15/1/2024],” kata Kustini.
Menurut dia, lowongan ini terbuka bagi pegawai di lingkup Pemkab Sleman bagi yang telah memenuhi persyaratan. Kustini mengungkapkan untuk syaratnya sudah disertakan dalam pengumuman pendaftaran calon Sekda Sleman. “Sangat terbuka bagi siapa saja. Tapi, yang terpenting telah memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivitas penanaman di aliran sungai saat kemarau dinilai mempercepat sedimentasi. Pemkab Gunungkidul didorong memperkuat sosialisasi menjaga ekosistem sungai.
Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw meninggal dunia karena sebab alami di Rusun ASN IKN. Simak kronologi dan perjalanan pengabdiannya.
Kementerian Kehutanan menanam 900 bibit mangrove di Raja Ampat untuk rehabilitasi pesisir, menjaga ekosistem, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
KPK menyita uang tunai lebih dari Rp4 miliar dari rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu dalam pengembangan kasus suap Bupati Rejang Lebong
Pemkab Temanggung menilai Jalan Tol Bawen-Jogja mempercepat distribusi barang ke pelabuhan, meningkatkan efisiensi logistik, dan mendukung investasi.
Simak cara memilih platform AI untuk belajar sesuai kebutuhan, mulai dari akurasi informasi, fitur, hingga keamanan data agar belajar lebih efektif.