Arsenal Punya Rekor Sempurna dengan Wasit Final Liga Champions
Arsenal memiliki rekor sempurna bersama Daniel Siebert jelang final Liga Champions melawan PSG di Budapest.
Sosialisasi dan KIE Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Bersama Mitra Kerja di Burza Hotel, Kota Jogja, pada Minggu (21/1/2024). /Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul sedang berjuang menurunkan angka stunting karena merupakan salah satu musuh dalam pembangunan.
Stunting mengakibatkan lahirnya generasi yang tidak tumbuh secara optimal sehingga mempengaruhi kualitas sumber daya manusia generasi penerus.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo, dalam acara Sosialisasi dan KIE Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Bersama Mitra Kerja di Burza Hotel, Kota Jogja, pada Minggu (21/1/2024).
Dalam acara yang dihadiri Kepala BKKBN RI ini, Hasto Wardoyo, Wakil Bupati Bantul juga menyampaikan salah satu langkah konkrit Pemerintah Kabupaten Bantul dalam menurunkan angka stunting yaitu melalui Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Padukuhan (P2BMP) dengan menyalurkan dana sebesar Rp50 juta untuk setiap padukuhan.
“Kami berharap P2BMP ini menjadi langkah strategis yang tepat sasaran dan bisa menjdi akselerasi penurunan stunting sebagai upaya mewujudkan generasi emas pada masa mendatang,” tegas Joko, dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu (21/1/2024) malam.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB), Ninik Istitarini, juga mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Bantul memiliki beberapa program inovasi guna mencegah dan menurunkan angka stunting.
Sementara itu, Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo, dalam paparannya menegaskan bahwa stunting memiliki dampak jangka panjang dan jangka pendek yang dapat menyebabkan penurunan kualitas sumber daya manusia, produktivitas, dan daya saing.
“Semua kemampuan dasar manusia, termasuk kecerdasan ditentukan oleh 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), oleh karena itu, sangat penting memberikan nutrisi terbaik pada 1000 HPK anak," ucap Hasto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arsenal memiliki rekor sempurna bersama Daniel Siebert jelang final Liga Champions melawan PSG di Budapest.
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.