Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman Hampir 90%, Pengaspalan Segera Dimulai
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
Ilustrasi pemilu - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Polemik uang transportasi pelantikan Kelompok Penyelanggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kulonprogo mulai menemukan titik terang. Pasalnya mulai awal pekan ini, uang transport untuk ribuan anggota KPPS di Bumi Menoreh mulai dibagikan.
Sekretaris KPU Kulonprogo, Widi Purnama mengatakan uang transport untuk KPPS telah diberikan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) awal pekan ini. "Kemarin sudah kami berikan semuanya. Semua sudah kami serahkan secara hierarkis dari KPU ke PPK kemudian ke Panitia Pemungutan Suara [PPS], PPS ke KPPS," kata Widi, Selasa (30/1/2024).
Adapun nominal uang transport yang akan diterima KPPS yakni sebesar Rp50.000 per orang. Di Kulonprogo tercatat ada 9.114 KPPS yang tersebar di 1.302 TPS. Bila dikalkulasikan, total uang transport pelantikan yang dikucurkan untuk KPPS di Kulonprogo setidaknya mencapai lebih dari Rp455 juta.
Kepada PPK dan PPS, KPU Kulonprogo menginstruksikan agar uang transport tersebut segera disalurkan. "Saya minta segera dibagikan, hari ini saya minta segera dibagikan," ungkapnya.
Sejatinya dalam pelantikan KPPS, tidak ada anggaran untuk uang transport. Widi menjelaskan keputusan adanya uang transport ini bersifat hirarkis. Ketika ada instruksi untuk memberikan uang transport, maka KPU Kulonprogo pun menyalurkannya.
Penyaluran uang transport pada pelantikan ini sekaligus membuat adanya revisi anggaran. "Harapannya 15 hari, dua pekan [menjelang Pemilu] semuanya kondusif. Meramaikan pesta demokrasi, hajat negara ini,"
Berdasarkan pantauan Widi, beberapa wilayah telah tuntas dalam menyalurkan uang transport ini. Hanya saja ada sejumlah wilayah yang belum 100 persen dalam penyaluran uang transport lantaran yang bersangkutan belum bisa hadir untuk mengambil.
Sebelumnya, sejumlah dukuh (kepala dusun) mendatangi Kantor KPU Kulonprogo pada pekan lalu untuk meminta penjelasan perihal anggaran konsumsi dan uang transport saat pelantikan KPPS.
Ketua Paguyuban Dukuh se-Kulonprogo Madukoro, Risdiyanto Dwi Atmojo menerima sambatan atau curhatan dari sejumlah Dukuh yang menjadi KPPS. Laporan itu berkaitan dengan kesejahteraan KPPS saat pelantikan.
BACA JUGA: Uang Transportasi Pelantikan KPPS di KPU Sleman Senilai Rp1,2 Miliar Segera Cair
Saat pelantikan sejumlah KPPS menyoroti ikhwal tidak adanya uang transport. Padahal Risdiyanto mengungkapkan banyak KPPS merupakan buruh harian lepas yang rela meninggalkan pekerjaannya untuk pelantikan.
"Itu tidak ada uang transport. Padahal KPPS itu, warga sebagian adalah buruh harian lepas. Di mana mereka izin untuk kerja, ada yang jaga toko dan lain sebagainya, tentunya kalau untuk harian tentunya meraka akan berkurang untuk hasilnya," tuturnya.
Ketiadaan uang transport ini dinilai Risdiyanto akan mempengaruhi pendapatan bagi para KPPS yang meninggalkan pekerjaannya. Karenanya Risdiyanto datang ke kantor KPU bersama sejumlah Dukuh untuk menyampaikan keresahan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
Serikat PRT dan sejumlah organisasi sipil mendesak penegakan hukum kasus dugaan keracunan MBG di Jogja dan meminta kasus diusut tuntas.
Kajian renovasi Stadion Mandala Krida masuk tahap analisis. DPRD DIY menargetkan estimasi DED tersedia untuk penganggaran 2027.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.