Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ilustrasi hujan deras disertai angin./Pixabay
Harianjogja.com, SLEMAN—Hujan deras disertai angin kencang di berbagai wilayah di Kabupaten Sleman pada Rabu (31/1/2024) mengakibatkan longsor dan banjir serta menumbangkan pepohonan. Data bencana hidrometeorologi masih terus diperbaharui.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Bambang Kuntoro, menjelaskan angin kencang menerjang Pakem menumbangkan satu pohon yang sempat menghalangi jalan Pulowatu-Turi.
“Di Kapanewon Depok, Ring Road Utara Kentungan Condongcatur, sebelah barat Underpass Kentungan, pohon tumbang melintang di jalan. Di Mrican, Caturtunggal, pohon tumbang di depan rumah. Di Karangwuni, Caturtunggal, pohon tumbang di Kafe Antologi,” katanya.
BACA JUGA: Hujan Angin Terjang Berbah Sleman, Pohon Bertumbangan, Rumah Rusak, Baliho Ambruk
Di Kapanewon Minggir, Sendangmulyo, pohon tumbang menimpa rumah warga. Hujan deras juga menyebabkan banjir meliputi di Kapanewon Sleman, Kompleks Pemda Sleman, Beran, Tridadi, Sleman, terendam luapan air hujan. “Saat ini sudah surut,” katanya.
Banjir juga sempat merendam beberapa titik lain seperti di Papringan, Caturtunggal, Depok. Beberapa rumah terendam air luapan sungai Gajah Wong. Di Moyudan, Sumberagung, banjir setinggi 50 sentimeter berasal dari luapan selokan kampung.
BACA JUGA: BMKG Imbau Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di DIY
Hujan deras juga menyebabkan longsor yakni di gang Mawar Santren, Caturtunggal, talut rumah longsor. Di Godean, Bukit Pandawa Sidorejo Godean, tebing longsor mengganggu akses jalan. Di Kapanewon Sleman, Saragan Pandowoharjo, tebing perumahan longsor tergerus liran air hujan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.