Sultan HB X Bicara Potensi Jalur Kereta Cepat di Wilayah DIY, Ini Penjelasannya
Sultan HB X menyoroti potensi jalur selatan Jawa untuk Kereta Cepat Jakarta-Surabaya dan menekankan pentingnya lokasi stasiun di pusat kota.
Bencana - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Hujan deras disertai angin kencang menimbulkan dampak banjir, longsor hingga pohon tumbang di Sleman pada Rabu (31/1/2024). Banjir tersebut di antaranya disebabkan Sungai Gajah Wong meluap.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Noviar Rahmat menjelaskan berdasarkan pendataan sementara hingga Rabu malam, tercatat ada 19 rumah teredam banjir. Masing-masing berada di Kruwet RT 5 RW 6 Sumberagung, Moyudan sebanyak 9 rumah terendam banjir setinggi 70cm dari luapan selokan kampung.
BACA JUGA : Hujan Angin Sebabkan Banjir, Pohon Tumbang, Hingga Longsor di Sleman, Ini Sebarannya
Kemudian di Kenaran RT 05, 06 RW 34, Sumberharjo, Prambanan ada 10 rumah terendam terendam banjir setinggi 50cm dari luapan Kali Gawe. "Selain itu gedung PAUD Putra Sembada Kompleks Pemda Sleman, Beran Tridadi Sleman terendam luapan air hujan dan di Papringan Caturtunggal Depok, beberapa rumah terendam air luapan sungai Gajah Wong," kata Noviar.
Adapun untuk musibah tanah longsor di Sleman, terdiri atas talut rumah longsor di Gg. Mawar No.20a, Santren, Caturtunggal, Depok; tebing setinggi 12 meter longsor dan ada retakan yang membahayakan rumah di bawahnya terjadi di Perum Godean Jogja Hills Jering 6 Sidorejo, Godean. Selanjutnya tebing perumahan longsor tergerus liran air hujan. di Jl. Griya Taman Asri, Saragan Pandowoharjo dan di Jalan Sunan Gresik No.112B, Banteng Sinduharjo, ada tanah pekarangan ambles.
"Kemudian di Prambanan di Nglengkong RT 05 Sambirejo, tebing longsor sepanjang kurang lebih 25 meter tidak dapat di lalui dan Watugudeg RT 02 RW 12 Gayamharjo, tebing di belakang rumah warga longsor dengan ukuran ketebalan 2 meter dan mengenai tembok lebar 3 meter tinggi 3 meter hingga jebol," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X menyoroti potensi jalur selatan Jawa untuk Kereta Cepat Jakarta-Surabaya dan menekankan pentingnya lokasi stasiun di pusat kota.
Manajemen PSS Sleman mengonfirmasi kecelakaan rombongan suporter di Tol Madiun KM 616 saat menuju Surabaya. Identitas dan jumlah korban masih diverifikasi.
Demo besar di Prancis pada 17 Oktober 2026 diwarnai penjarahan toko mewah, Apple Store, dan sejumlah gerai lain di beberapa kota.
Susurun 2026 di Boyolali diikuti 2.500 pelari. Selain mendorong gaya hidup sehat, event ini menjadi ajang promosi wisata, kuliner, dan produk.
Pemkot Jogja menurunkan tarif Pajak Air Tanah menjadi 10% untuk PDAM dan 12,5% bagi badan usaha lain. Kebijakan berlaku sejak Oktober 2026.
Gunung Anak Krakatau erupsi tiga kali pada 18 Oktober 2026. Kolom abu tertinggi 500 meter, status Siaga, dan radius bahaya 5 kilometer.