Persiapan Paskah, Gereja Kotabaru Disterilisasi
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Jogja disiagakan untuk menjamin kesehatan anggota KPPS dan Satlinmas saat gelaran pemilu 2024./Harian Jogja-Alfi Annissa Karin
Harianjogja.com, JOGJA—Gelaran Pemilu 2024 tinggal menghitung hari. Pemkot Jogja bersiap untuk memastikan kondisi kesehatan unsur penyelenggara pemilu, termasuk anggota KPPS dan Satlinmas.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani menuturkan persiapan telah dilakukan sejak jauh hari. Pihaknya telah melakukan skrining kesehatan pada anggota KPPS dan Satlinmas.
Ini untuk memastikan riwayat kesehatan mereka, sehingga bisa dideteksi lebih dini. Dinkes juga melakukan pemetaan risiko penyakit.
Emma menuturkan, setidaknya ada tujuh ribuan orang yang telah diperiksa di puskesmas. Hasilnya, lebih dari seribu orang anggota KPPS dan Satlinmas yang mengalami komorbid.
"Ada 14 persen mereka yang berisiko. Kami minta untuk datang lagi ke puskesmas untuk diobati. Misalnya dia diabetes millitus, kami beri obat rutinnya. Kemudian kalau hipertensi ya diberi obat untuk hipertensi," ujar Emma saat ditemui seusai apel besar Satlinmas di Stadion Mandala Krida, Rabu (7/2/2024).
Berkaca pada banyaknya anggota KPPS yang tumbang pada pemilu 2019 lalu, Emma menuturkan seluruh anggota KPPS telah tercover BPJS Kesehatan. Sebelumnya, ditemui ada 550 anggota KPPS yang belum menjadi anggota BPJS Kesehatan dan langsung didaftarkan serta langsung bisa diaktivasi.
Fasilitas kesehatan juga dipastikan dalam keadaan siap. Semua puskesmas dan rumah sakit beroperasi saat pemilu. Puskesmas buka pukul 08.00-16.00 WIB untuk melayani kondisi emergency.
Selanjutnya, pada pukul 16.00 WIB sampai 07.00 WIB keesokan harinya, petugas kesehatan akan disiagakan di posko kesehatan di masing-masing kemantren. Layanan kesehatan unggulan Pemkot Jogja PSC 119 YES juga akan mobile selama 24 jam.
"Nanti akan ada alur pelaporannya jika ditemui ada yang sakit. Setiap tiga jam kami memberikan progres dari kesehatannya di TPS-TPS lewat posko di kecamatan," kata Emma.
Sebelumnya, Ketua KPU Kota Jogja Noor Harsya Aryosamudro menuturkan sejumlah regulasi dia terapkan untuk mencegah tumbangnya anggota KPPS seperti saat pemilu 2019 lalu. Salah satunya dengan batasan maksimal umur pendaftar anggota KPPS. "Maksimal usia anggota KPPS adalah 55 tahun," kata Harsya.
Dia menambahkan, asupan multivitamin dan madu juga diberikan baik bagi anggota KPPS ataupun Satlinmas. Ini diberikan untuk menjaga stamina para anggota KPPS dan Satlinmas. Sehingga, nantinya saat bertugas dalam kondisi sehat dan pemungutan suara bisa berjalan dengan baik.
"Kami juga mengampanyekan pola hidup sehat kepada KPPS misalnya dengan senam bersama. Sehingga mitigasi resiko sakit dan dampak selanjutnya dapat terkendali dengan baik," ujarnya.
Salah satu anggota Satlinmas Kelurahan Sosromenduran Jarot Suhardi mengaku siap bertugas mengawal kegiatan pemilu 2024. Dia mengaku tak ada persiapan khusus.
Jarot hanya merutinkan jam tidur, meminum multivitamin dan madu yang dia dapatkan dari Pemkot Jogja, hingga rutin berolahraga. Ini bukan kali pertama Jarot turut serta menjadi anggota Satlinmas. Laki-laki usia 75 tahun ini mengaku telah menjadi Satlinmas sejak pemilu pertama kali dilaksanakan.
"Sudah sekian tahun saya mengabdi jadi linmas untuk pemilu sampai sekarang, ini karena panggilan dan keinginan untuk pengabdian. Harapannya, apa yang di cita-citakan pemimpin kita bisa terlaksana semua," ungkapnya.
BACA JUGA: Ini 7 Lokasi TPS Khusus di Jogja, KPPS Telah Dibekali Bimtek
Sementara, salah satu anggota KPPS Kelurahan Muja-Muju, Farah mengaku antusias menjadi bagian dari KPPS. Tahun ini menjadi kali pertama bagi Farah untuk melakukan pencoblosan. Perempuan berusia 21 tahun ini juga giat dalam menjaga kesehatan agar bisa bertugas secara maksimal nantinya saat pemilu.
Farah mulai menjaga asupan dan pola makannya. Berbagai kegiatan olahrga juga dia lakukan untuk memastikan badannya tetap bugar hingga pelaksanaan pemilu nanti. "Harapannya, semoga nanti pemilu lancar dan prosesnya bisa selesai tepat waktu dan bahkan lebih cepat, harapannya," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang hari raya Paskah Gereja St Antonius Padua Kotabaru disterilisasi untuk mencegah keberadaan benda-benda berbahaya selama pelaksanaan ibadah paskah
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.