Cek Kesehatan Anak Sekolah Jogja: Karies Gigi Dominan
Dinkes Jogja temukan karies gigi jadi masalah utama anak sekolah dengan angka 33,67%. Edukasi sikat gigi dan pola makan terus digencarkan.
Suasana RSUD Panembahan Senopati setelah kejadian bus terguling di Bukit Bego Bantul, Kamis (8/2/2024). Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL— Kecelakaan bus Mercedez Benz dengan No. Pol.E 7607 V di kawasan Bukit Bego pada Kamis (8/2/2024) mengakibatkan tiga korban meninggal dunia dan puluhan orang luka-luka. Seorang penumpang selamat, Savina Putri Ningtyas, 19, warga Kalurahan Mojo, Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah menjelaskan kronologi kecelakaan tersebut.
Dia menyampaikan sebelum terguling bus tersebut sempat berhenti beberapa saat di tengah jalan sekitar 7 menit. Supir bus pun menyampaikan bus tersebut berhenti karena ada antrean kendaraan di depannya.
"Pas berhenti [supir] bilang antre di depan. Padahal enggak ada sama sekali. Katanya macet ternyata tidak ada," katanya saat ditemui di RSUD Panembahan Senopati, Bantul.
Baca Juga
Diduga Ini Penyebab Bus Terguling di Bukit Bego Bantul
Update Bus Terguling di Sekitar Bukit Bego Bantul, 1 Korban Meninggal Dunia
Bus Terguling di Sekitar Bukit Bego Bantul, Ternyata Rombongan dari Sukoharjo
Beberapa penumpang pun sempat bertanya kepada kru dan supir bus terkait kondisi tersebut. Namun, kru dan supir bus tersebut mengelak.
"Berhenti dulu beberapa saat, itu penumpang pada bilang ada apa? Terus kru sama supir bilang enggak ada apa-apa," katanya.
Dia pun sempat mencurigai kondisi bus tersebut lantaran ada suara gesekan dari bus tersebut.
"Saya feeling, ada suara dari belakang kayak udah esek-esek. Kayak ada kendala gitu lho," katanya.
Kemudian bus melaju kembali dengan kencang. "Terus lanjut jalan, tapi jalannya enggak kayak biasa kayak turun. Langsung banter gitu, krunya langsung bilang ayo turun. Terus sudah pada igitu [bus], nyerong ke kiri bukan ke kanan," katanya.
Dia menyampaikan bus tersebut melaju dari Becici. Dia pun mengaku saat bus terjatuh, supir dan kru sudah menyelamatkan diri lebih dulu melalui pintu depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Jogja temukan karies gigi jadi masalah utama anak sekolah dengan angka 33,67%. Edukasi sikat gigi dan pola makan terus digencarkan.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.