Pilihan Lurah Gunungkidul, 11 Petahana Tersungkur
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Ilustrasi. /AntaraFoto- Yusran Uccang
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman terus berupaya meningkatkan produktivitas padi. Salah satu upaya yang dilakukan dengan mengembangkan bibit unggul padi berusia pendek sehingga bisa panen empat kali dalam setahun.
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Siti Rochayah mengatakan, luasan sawah di Sleman terus menyusut. Hal ini menjadi tantangan untuk tetap bisa menjaga produktivitas padi untuk memenuhi kebutuhan pangan.
Menurut dia, salah satu upaya yang dilakukan dengan pemakaian bibit unggul serta pengembangan varietas padi yang masa tanamnya lebih pendek. Biasanya, lanjut Siti, padi ditanam hingga panen memerlukan waktu sekitar hampir empat bulan sehingga dalam setahun hanya panen tiga kali.
Namun demikian, ia mengaku saat ini sudah ada varietas unggul dengan masa panen yang lebih pendek. Jenis benih yang dikembangkan adalah varietas Pajajaran MD 70 dan Siliwangi.
Padi jenis ini sudah mulai diujicob di Kapanewon Pramaban di 2023. Total lahan yang ditanam seluas 118 hektare. “Ini yang coba dikembangkan,” katanya.
Menurut Siti, di tahun ini tanaman padi berusia pendek ini akan dikembangkan di kapanewon lain. Ditargetkan lahan seluas 1.414 hektare di Kapanewon Godean, Ngemplak hingga Kalasan bisa menanamnya.
Disinggung mengenai produktivitas, Siti mengakui padi yang bisa panen empat kali hanya bisa menghasilkan 5,7 ton gabah kering giling per hektarenya. Capaian ini masih lebih rendah dengan padi biasa (setahun panen tiga kali) karena produktivitasnya bisa mencapai 6,0 ton per hektare.
BACA JUGA: Ribuan Hektare Lahan Pertanian di Sleman Gagal Tanam
“Memang lebih rendah, tapi panennya empat kali sehingga produksinya bisa ditingkatkan karena intensitas panen yang lebih banyak. Makanya terus kami perluas untuk area penanamannya,” katanya.
Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman, Supramono mengatakan, upaya peningkatan produktivitas pertanian. Selain pemilihan bibit unggul, upaya yang dilakukan dengan memberikan bantuan alat-alat mesin pertanian (Alsintan)
Dia menjelaskan, untuk tahun ini sudah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp19 miliar guna membantu alsintas ke kelompok tani. Meski tidak menyebut secara rinci, ada banyak alat pertanian modern yang akan diberikan mulai dari hand tractor, treaser, mesin pemotong rumput, genset, mesin pompa, cultivator, kendaraan roda tiga dan lain sebagainya.
“Masih proses pengadaan dan setalah tersedia, maka segera didistribusikan ke para petani,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.