5 Dosen UPN Jogja Disanksi, Terbukti Lakukan Pelecehan Verbal
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Suasana laga uji tanding PSS Sleman melawan Beta Jaya pada Selasa (13/2/2024) di Lapangan Pakembinagun./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman kembali melakukan uji tanding di jeda kompetisi BRI Liga 1-2023/24. Menghadapi klub asal DIY, Beta Jaya, Super Elang Jawa berhasil emang dengan skor 4-1.
Uji tanding ini dilakukan pada Selasa (13/2/2024) di Lapangan Pakembinagun, Sleman sehari sebelum Pemilu. Dalam uji tanding PSS berhasil menjebloskan empat gol dan kemasukan satu angka. Terkait hasil uji tanding ini, Pelatih Kepala PSS Sleman, Risto Vidakovic menjelaskan jika laga ini difokuskan pada latihan fisik dibandingkan hal taktis. Hasil uji tanding ini juga menjadi media untuk melihat hasil latihan yang setiap hari ditempuh para penggawa Super Elja.
"Kami selama ini telah melakukan latihan setiap hari dan di uji tanding ini lah semuanya bisa terlihat. Kami tetap melakukan evaluasi dengan apa yang telah kami lakukan baik dengan kualitas baik atau buruk. Kemudian, kami terus melakukan peningkatan kualitas setiap harinya," kata Risto.
Baca Juga
PSS Sleman Upayakan Peningkatan Aspek Taktikal di Sesi Latihan Usai Melawan Persikabo
Bek PSS Sleman Waspadai Aksi Penyerang Asing Persikabo
Dalam laga tersebut, gol pertama PSS dicetak oleh Gelandang Serang PSS, Jonathan Bustos pada menit ke-20 melalui aksi solo run yang dituntaskan lewat tembakan keras dari luar kotak penalti. Beta Jaya sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-22 melalui sundulan dari sepak pojok. Namun 15 menit berselang penyerang muda PSS, Hokky Caraka menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1 melalui tendangan penalti.
Di babak kedua, Laskar Sembada terus menambah keunggulan. Kali ini giliran penyerang asing PSS, Ajak Riak yang menyumbangkan gol pada menit ke-48 setelah memanfaatkan umpan tarik dari luar kotak penalti. Memasuki menit ke-70, giliran gelandang bertahan PSS, Wahyudi Hamisi melengkapi keunggulan menjadi 4-1 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Skor tersebut bertahan hingga akhir laga.
Meski menang cukup telak, Risto mengakui para pemainnya tidak begitu termotivasi pada uji tanding ini. Bukan tanpa alasan, aspek teknis lapangan dinilai jadi sebab kurangnya motivasi pemain dalam menjalani laga ini.
"Pada sesi uji tanding kali ini, kami akui tidak termotivasi 100 persen dan para pemain merasa tidak nyaman dengan lapangan yang sedikit lembab sementara tim lawan kami termotivasi saat uji tanding," lanjutnya.
Kendati demikian Risto mengatakan sesi uji tanding kali ini memang cenderung lebih santai untuk menjaga para pemain agar tidak cedera. "Menurut saya, sesi uji tanding ini kami melakukannya lebih santai. Hal ini karena kami harus menjaga para pemain tetap dalam kondisi aman tanpa cedera melanjutkan pekerjaan," tutur Risto.
Pria kelahiran Montenegro ini menyatakan segera memfokuskan perhatian pada laga tandang kontra Bhayangkara PFC pada pekan lanjutan BRI Liga 1-2023/24. "Pertandingan penting bagi kami adalah setelah jeda kompetisi. Jadi kami hari fokus pada hal penting tersebut," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Mikel Arteta resmi jadi Manager of the Season setelah membawa Arsenal juara Premier League 2025/2026 usai 22 tahun menunggu.
Ferrari Luce sebagai mobil listrik pertama Ferrari memicu penurunan saham dan debat soal arah elektrifikasi supercar.
Sapi kurban 1 ton dari Presiden Prabowo dibagikan ke 300 KK di bantaran Code, Kota Jogja saat Iduladha.
HP cepat panas bisa disebabkan kebiasaan penggunaan dan lingkungan. Simak penyebab dan cara mengatasinya agar ponsel tetap awet.
Red flag dan green flag jadi cara populer menilai hubungan sehat atau berisiko dalam percintaan modern.