Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Petugas KPPS di Kulonprogo sedang melakukan perhitungan suara di Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo pada Rabu (16/2/2024). Dimana saat itu di kalurahan lain terdapat empat petugas KPPS jatuh sakit.
Harianjogja.com, KULONPROGO--Sebanyak empat orang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) jatuh sakit saat menjalankan tugas Pemilu 2024 di Kulonprogo. Empat petugas KPPS ini sudah tertangani dengan baik dan kini tengah rawat jalan.
Empat petugas KPPS yang jatuh sakit di Bumi Biangun itu atara lain berada di Klalurahan Hargotirto, Kapanewon Kokap, lalu di Kalurahan Kalidengen dan Temon, Kapanewon Kokap, dan terakhir petugas KPPS di Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan.
KPU Kulonprogo sudah memastikan empat petugas KPPS ini kondisinya membaik. "Begitu sakit langsung mendapat perawatan tenaga medis ada yang di puskesmas ada yang di RUSD Wates," kata Ketua KPU Kulonprogo Budi Priyana para Jumat (16/2/2024).
Budi menjelaskan semua petugas KPPS yang sakit mendapat penanganan medis dengan baik. "Sebagian karena kelelahan, ada juga yang sebelum bertugas memang sakit ringan, sekarang semuanya sudah rawat jalan, pulang istirahat ke rumah masing-masing" ungkapnya.
BACA JUGA: Belum Ada Kemungkinan Pemungutan Suara Ulang di Kulonprogo, Beberapa Masalah Dapat Dicegah
Sakitnya petugas KPPS dikonfirmasi Panewu Kokap, Yulianto pada Jumat siang. "Benar ada yang pingsan saat perhitungan suara di Kaluarhan Hargotirto," terangnya.
Petugas KPPS yang jatuh pingsan itu, jelas Yulianto, adalah Sutarja, 43. "Setelah pingsan langsung dibawa ke Puskesmas Kokap 2, lalu mendapat penanganan, setelahnya dirujuk ke RSUD Wates, sekarang sudah pulang dan kondisinya membaik," jelasnya.
Yulianto menjelaskan Sutarja pada Rabu pagi sebelum bertugas sudah merasa sakit demam. "Tapi karena merasa bertanggung jawab maka tetap memaksakan bertugas, sehingga jatuh pingsan itu," ujarnya.
Perawatan Sutarja juga dijamin lewat BPJS Kesehatan, lanjut Yulianto, karena ia terdaftar di asuransi negara itu. "Sekarang sudah membaik, sudah dapat beraktivitas lagi karena kemarin juga sudah beristirahat," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.