Ribuan Onthelis Nusantara Berdatangan ke Klaten
Sebanyak 9.000 onthelis dan onthelista dari berbagai penjuru Indonesia memeriahkan rangkaian International Veteran Cycle Association (IVCA) Rally
Beberapa peserta Jamnas YMCI ke-15 berteduh di beberapa stand yang ada di Panggung Alpha Bravo Enterprise 1, Sabtu (24/2/2024) sore / Harian Jogja-Jumali
BANTUL— Yamaha MX Club Indonesia (YMCI) menggelar Jambore Nasional (Jamnas) ke-15 di Panggung Alpha Bravo Enterprise 1, Jalan Parangtritis Km. 5, Bangunharjo Sewon, Bantul, Sabtu (24/2/2024) sore.
Jamnas yang mengusung tema Manunggal Ing Ngayogyakarta kali ini bertujuan untuk ajang silaturahmi bagi seluruh pengguna motor Jupiter MX All Varian dan anggota YMCI seluruh Indonesia.
Ketua Chapter YMCI Jogja Angga Radlisa Samsudin mengatakan ada sekitar 1.000an pengguna motor Jupiter MX All Varian dan anggota YMCI seluruh Indonesia ditarget ambil bagian dalam kegiatan kali ini.
Mereka berasal dari berbagai kota di Indonesia, bahkan ada yang berasal dari luar Pulau Jawa. “Untuk tujuannya memang lebih kepada ajang silaturahmi semua bikers. Oleh karena itu, kegiataan ini juga melibatkan teman-teman paguyuban dan independen,” katanya di sela-sela acara.
Lebih lanjut Angga mengungkapkan Jamnas kali ini adalah kali kelima belas, sejak kali pertama digelar beberapa tahun lalu. Jamnas pertama digelar di Jogja, dan selanjutnya Jamnas digelar dua tahun sekali.
“Untuk lokasi Jamnas berpindah-pindah. Terakhir, Jamnas digelar di Wajo, Sulawesi Selatan,” imbuh Angga.
Menurut Angga, pada Jamnas ke-15 kali ini pihaknya sengaja mengusung tema Manunggal Ing Ngayogyakarta.
Alasannya, Jogja memiliki julukan “Mini-nya Indonesia”. Hal tersebut terbukti dengan berkumpulnya berbagai individu dari suku, ras, agama dan budaya berbeda-beda, berkumpul menjadi satu dan membentuk tatanan kehidupan bermasyarakat yang aman dan tenteram dengan mengutamakan toleransi antarsesama.
Selain itu, pada kegiatan Jamnas kali ini, kata Angga, juga akan menampilkan, memperkenalkan dan melestarikan kesenian yang ada di Nusantara khususnya kepada peserta dan masyarakat.
“Jadi kegiatannya tidak hanya ketemu saja. Kita tampilkan berbagai kesenian Nusantara. Ada tari gambyong, dan juga 10 jenis tarian dari ujung timur hingga barat Indonesia yang kami ringkas dalam bentuk medley,” ucap Angga.
Adanya acara tersebut, Angga juga berharap mampu mengikis kesan negatif yang selama ini melekat ke klub sepeda motor. Pihaknya ingin menunjukkan jika banyak kegiatan positif yang bisa ditunjukkan oleh YMCI.
“Kami juga terus melakukan edukasi ke teman-teman terkait bagaimana berkendara yang baik di jalan dan membuat pengguna jalan aman serta nyaman,” katanya.
“Di bidang sosial, kami terus mendorong teman-teman aktif bergerak memberikan bantuan saat terjadinya bencana dan melakukan kegiatan sosial yang positif.” (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 9.000 onthelis dan onthelista dari berbagai penjuru Indonesia memeriahkan rangkaian International Veteran Cycle Association (IVCA) Rally
Penggunaan hand sanitizer berlebihan bisa picu eksim, kulit kering, dan iritasi. Simak penjelasan dokter kulit.
Bulog Jogja pastikan stok Minyakita aman jelang Idul Adha. Distribusi capai 2,6 juta liter, ditambah pasokan baru.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul hadir dengan track ekstrem. Seeding run panas, final diprediksi makin sengit!
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo)
DPD DIY dorong percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat demi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat adat.