Pemda DIY Kumpulkan OPD untuk Bahas Harga Beras yang Melambung Tinggi

Yosef Leon
Yosef Leon Senin, 26 Februari 2024 22:37 WIB
Pemda DIY Kumpulkan OPD untuk Bahas Harga Beras yang Melambung Tinggi

Stok beras - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY akan mengumpulkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi yang mengurus soal kebutuhan pokok untuk mengatasi kenaikan harga beras serta komoditas lainnya yang harganya melambung tinggi beberapa waktu terakhir.

Sekda DIY Beny Suharsono mengatakan rapat tersebut akan diselenggarakan besok yang utamanya membahas soal harga beras yang naik cukup signifikan.

"Mungkin tidak hanya beras tapi yang paling mendasar ajalah harga beras yang melambung, saya sampai rewel stok kita melimpah tapi harganya naik gitu karena beras kita lainnya keluar sementara kita menambahkan limpahan dari luar," kata Beny, Senin (26/2/2024).

Menurut Beny yang paling penting pihaknya ingin memastikan stok ketersediaan beras aman di wilayah setempat. Setelahnya akan dirumuskan strategi yang tepat untuk mengatasi kenaikan harga yang cukup melambung signifikan. "Sekarang kita ingin stok itu ada dan terjangkau oleh masyarakat maka besok dirumuskan kembali bagaimana harga itu turun kembali dan petani mendapatkan selisih nilai atas keuntungan," jelasnya.

Beny menyebut dengan harga beras yang sekarang petani masih belum mendapatkan margin untung yang lumayan, sehingga pihaknya akan mencoba mengatur agar harga beras bisa perlahan-lahan turun di pasaran. "Harga ini lah yang akan kita coba atur supaya petani menerima keuntungan kemudian yang membeli tidak terlalu berat, itu kan harus ada jalan tengah yang harus kita tempuh," jelasnya.

Baca Juga

Soal Harga Beras Naik, Sultan: Jangan Sampai Tak Berdampak ke Petani

Beras Mahal, Pemilik Warung Makan Dilema Tak Bisa Naikkan Harga Dagangan

Harga Beras Medium di Kota Jogja Tembus Rp16.000 per Kg

Di sisi lain pihaknya juga akan membahas fenomena kenaikan harga yang biasanya terjadi sebelum bulan puasa. Yang utama pihaknya ingin memastikan bahwa rantai pasok mulai dari petani, distributor dan pedagang aman terkendali. "Kita yang akan dijaga jangan sampai ekstrem naiknya, kita sudah terasa dan sudah paham bahwa masyarakat sangat berat untuk membeli bahan pokok beras," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online