Pengguna BPJS PBI di Jogja: Bikin Tenang, Tak Perlu Pikir Biaya
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT
Suasana sarasehan HPKN sebagai salah satu rangkaian peringatan peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 oleh Pemda DIY, Senin (26/2/2024). Harian Jogja/Yosef Leon Pinsker
JOGJA—Pemda DIY menggelar sarasehan peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara (HPKN) untuk merayakan peringatan Serangan Umum 1 Maret 1949. Sarasehan dengan tema Kedaulatan yang Beradab Penentu Masa Depan Bangsa, Senin (26/2/2023) di Kepatihan Pemda DIY.
Sarasehan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan HPKN 2024 yang puncaknya nanti akan digelar di Jakarta. Dalam sarasehan ini pembicara yang diundang yakni Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, Guru Besar Antropologi Hukum, Fakultas Hukum Universitas Indonesia Prof. Sulistyowati Irianto dan dimoderatori oleh Sejarawan UGM Sri Margono.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 di masa sekarang harus dimaknai sebagai perjuangan yang tinggi untuk menjaga kemerdekaan bangsa. Nilai itu harus terus-menerus dipelihara sebagai sumber kekuatan semangat kebangsaan. "Eksistensi bangsa, tergantung pada keberhasilan membangkitkan, menggerakkan, menata dan mengarahkan seluruh potensi nasional menjadi bagian dari dunia baru," katanya.
Dalam situasi demikian, nilai kejuangan sebagaimana yang dahulu kita miliki, sungguh tetap penting guna bekal menapaki masa depan. Satu hal yang sama sekali tidak boleh berubah ialah jiwa dan semangat sebagai pejuang. Jiwa dan semangat pejuang itu tetap diperlukan sepanjang zaman, karena pembangunan bangsa memerlukan sikap kepahlawanan dan kegigihan pejuang.
"Dalam dunia yang ideal masa kini, perjuangan kita bukanlah tentang adu kekuatan fisik melalui senjata, melainkan tentang menyemai kebajikan melalui pemikiran yang inovatif, tindakan yang membangun dan kreativitas yang merubah wajah pembangunan," jelasnya.
Baca Juga
1 Maret Hari Penegakan Kedaulatan, Sultan: Jadi Pengingat untuk Pererat Persatuan
Viral Sultan Jogja Hujan-hujanan saat Jadi Pembina Upacara, Enggan Dipayungi
Serangan Umum 1 Maret, Momen Pengingat Nilai Bangsa Indonesia
Guru Besar Antropologi Hukum, Fakultas Hukum Universitas Indonesia Prof. Sulistyowati Irianto, peringatan HPKN 2024 harus menyentuh generasi muda. Sebab jika generasi muda buta sejarah maka akan berpengaruh terhadap arah kebudayaan, ekonomi, politik maupun bidang lainnya.
"Karena kebudayaan itu memberikan cara berpikir dan berpengetahuan untuk bisa melangsungkan kehidupannya melalui sistem politik, hukum, teknologi, ekonomi," jelasnya.
Menurut Prof. Sulistyowati, posisi Jogja harus diutamakan dalam perayaan HPKN ini. Jogja punya dasar filosofis yang jelas berkaitan dengan konsep tahta untuk rakyat dan konsep Hamemayu Hayuning Bawana yang bermakna memperindah keindahan dunia.
"Itu bagaimana warga komoditas dan masyarakat selalu menghubungkan aturan-aturan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan untuk manusia dalam hubungannya dengan tuhan, alam semesta dan antar manusia," jelasnya.
Sementara Sejarawan UGM Sri Margono mengatakan alasan perayaan puncak HPKN diselenggarakan di Jakarta bertujuan untuk mengenalkan lebih luas lagi bahwasanya peristiwa Serangan Umum 1 Maret adalah salah satu peristiwa besar dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia yang berpusat di Jogja.
“HPKN itu kan peristiwa nasional, selama ini kalau kita memperingati Serangan Umum 1 Maret kan hanya orang Jogja saja dan komunitas Jogja, seolah-olah itu peristiwa lokal. Padahal sebetulnya itu kan peristiwa nasional dan itu sudah diakui negara, ada baiknya memang peringatan ini inisiatif dari pusat juga untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat Indonesia bahwa ini bukan sekadar peristiwa lokal tapi nasional," katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.
Program Beasiswa Santri Jateng 2026 masih dibuka hingga Juli. Pendaftar sudah mencapai 825 santri untuk studi dalam dan luar negeri.
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer pada Minggu malam. BPPTKG minta warga tetap waspada.
AHY memastikan penyesuaian tarif tiket pesawat dilakukan terukur di tengah kenaikan harga energi dunia akibat konflik Timur Tengah.
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.