Jadwal SIM Sleman Rabu 2 September 2026, Cek Lokasi dan Syaratnya
Jadwal layanan SIM Sleman September 2026 tersedia di Satpas, MPP, SIM Keliling, dan Simmade. Cek lokasi, waktu, dan syarat perpanjangan.
Wakil Ketua DPRD IY Anton Prabu Semendawai. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Wakil Ketua DPRD IY Anton Prabu Semendawai masuk dalam bursa Calon Bupati Sleman dalam Pilkada 2024. Politikus Partai Gerindra itu menyatakan kesiapannya jika ditugaskan partainya untuk bertarung dalam Pilada 2024 di Sleman.
Nama Anton Prabu merupakan usulan dari kalangan akar rumput Partai Gerindra. Bahkan muncul kelompok relawan menamakan diri Sahabat Inti Anton Prabu (SIAP) sebagai respons atas keinginan majunya pria yang turut mendirikan Partai Gerindra di DIY ini.
Saat dimintai konfirmasi wartawan terkait namanya masuk dalam bursa Calon Bupati Sleman, Anton Prabu mengakui bahwa ia mendapatkan banyak usulan dari arus bawah. Meski demikian, keputusan penentuan siapa yang ditugaskan Gerindra untuk maju sepenuhnya berada di tangan DPP Partai Gerindra.
BACA JUGA : 2 Kader Gerindra Siap Maju di Pilkada Sleman
"Iya itu usulan dari teman-teman arus bawah, mereka menghendaki agar saya ikut maju [Pilkada Sleman]," kata Anton kepada wartawan usai Rapat Paripurna DPRD DIY, Selasa (5/3/2024).
Anton menyatakan kesiapannya jika DPP memberikan tugas kepadanya untuk maju dalam Pilkada. "Tentu saya sebagai kader Partai Gerindra, termasuk yang ikut mendirikan Gerindra di Jogja dari tahun 2008, jika ada perintah dari DPP saya selalu siap [maju di Pilkada Sleman]," kata pria yang terpilih lagi sebagai Anggota DPRD DIY di Pileg 2024 ini.
Ia mengakui tidak bisa mengelak ketika para relawan serta arus bawah memintanya maju sebagai calon Bupati Sleman 2024. Mekanisme pencalonan bupati Sleman tetap melewati parpol. Di sisi lain parpol tentu mengutamakan kader partainya terlebih dulu.
“Dari kader tentu akan diutamakan dulu. Tetapi akan diolah oleh Bapilu pusat, mana calon yang dari poling hasilnya tertinggi dan diminati masyarakat khususnya masyarakat di Sleman,” ujarnya.
BACA JUGA : Rekap Suara Tingkat Kabupaten Selesai, Berikut Peta Kursi DPRD Sleman
Menurutnya masyarakat saat ini sudah cerdas memilih calon pemimpin. Pilkada merupakan sarana memilih kepala daerah yang lebih luwes, artinya tidak hanya diusulkan oleh satu atau beberapa parpol tetapi juga tidak melupakan aspirasi masyarakat.
Adapun arus bawah para relawan dan warga masyarakat menginginkannya dia maju dengan alasan berasal dari kader parpol yang masih berusia muda. “Alasannya karena masih muda dan memiliki berpengalaman di perpolitikan di DIY,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal layanan SIM Sleman September 2026 tersedia di Satpas, MPP, SIM Keliling, dan Simmade. Cek lokasi, waktu, dan syarat perpanjangan.
Kemenkes menjelaskan akses SATUSEHAT RME saat darurat, persetujuan pasien, perlindungan data, hingga manfaat integrasi rekam medis.
Kemenaker menyiapkan pemagangan dan pelatihan vokasi untuk mendukung target 3,49 juta lapangan kerja baru pada 2027.
Lima mahasiswa UGM diduga menjadi korban kekerasan saat aksi demonstrasi di Jogja dan sempat dirawat di RS Panti Rapih.
512 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam keracunan MBG. DPR meminta pengawasan dan koordinasi Kemenag, BGN, serta pemda diperkuat.
Harga cabai merah besar di tingkat petani Bantul anjlok menjadi Rp8.000 per kilogram akibat pasokan melimpah saat panen bersamaan.